Showing posts with label hotspot. Show all posts
Showing posts with label hotspot. Show all posts

Cara Mengganti Alamat IP Login Hotspot Mikrotik menjadi Domain

Pada Hotspot Mikrotik, user yang konek ke WiFi Hotspot akan diarahkan ke halaman login Mikrotik. Alamat dari halaman login mikrotik ini biasanya berupa IP Address dari interface wlan nya mikrotik yang digunakan sebagai Hotspot Server. 


Alamat IP Halaman Login Mikrotik bisa kita ganti dengan Alamat Domain (DNS Name) sesuai dengan keinginan kita. 

Bagaimana Cara Mengganti Alamat IP Login Hotspot Mikrotik menjadi Domain? Mudah saja, silakan simak Tutorial Mikrotik berikut ini :

1. Jika Anda baru akan membuat Hotspot Server, pada saat awal membuat hotspot melalui Hotspot Setup Wizard, isi kan DNS Name pada Step DNS name of local hotspot server. Silakan diisi dengan nama domain sesuai keinginan Anda.


2. Namun jika ternyata Anda sudah terlanjur membuat Hotspot Server nya, Anda tetap bisa mengisi Nama Domain nya melalui Winbox pada menu IP --> Hotspot --> Masuk tab Server Profile --> Pilih profile hotspot yang digunakan (Misal : hsprof1) --> Pada tab General dan Kolom DNS Name isikan nama Domain nya --> Apply --> OK


3. Kemudian kita lihat Hasilnya.


Cara Membuat Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel

Bagaimana cara membuat WiFi Hotspot Mikrotik dimana Access Point (AP) nya tidak terhubung langsung ke Server Hotspot Mikrotik nya? Pertanyaan tersebut yang muncul di benak saya ketika hendak mengimplementasikan sistem WiFi Hotspot Mikrotik dimana AP nya bertebaran dimana-mana, dengan lokasi yang berbeda (beda gedung dan beda ruangan). Selain itu yang lebih menyulitkan adalah semua AP tidak ada yang terhubung langsung ke eth nya Mikrotik yang dijadikan Hotspot Server.

Seperti yang kita tahu, jika ingin membuat Sistem Wireless Hotspot menggunakan Mikrotik, Access Point harus terhubung langsung ke interface Server Hotspot, agar bisa di bridge dengan interface lain jika ingin menggunakan lebih dari satu AP. Tetapi pada kasus yang saya alami sepertinya tidak bisa diterapkan, karena AP berada di bawah Switch dan Router lain nya, sehingga ada beberapa hop untuk sampai ke server hotspot.

Namun jangan khawatir, karena permasalahan tersebut masih bisa diakali. Caranya dengan menggunakan Ethernet over Internet Protocol (EoIP) Tunneling.
Jadi konsepnya adalah dengan membuat interface EoIP pada Hotspot Server sebanyak jumlah AP nya. Jika ada 5 AP maka kita buat 5 interface EoIP pada Hotspot Server. Pada masing-masing AP juga dibuat satu interface EoIP yang mengarah ke Server Hotspot. Sehingga akan terjadi komunikasi point-to-point antara hotspot server dengan semua AP. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut :



Tapi tunggu dulu, EoIP merupakan MikroTik Proprietary (kepemilikan) artinya protocol ini hanya dapat berjalan/support pada Mikrotik RouterOS saja dan beberapa jenis linux. Jika AP yang Anda gunakan bukan Mikrotik, maka AP Anda tidak bisa membuat interface EoIP ini. 

Jadi, jika AP Anda misalnya menggunakan TP-Link, Dlink, dll maka interface EoIP dibuat pada Router Mikrotik sebelum AP itu, yang terhubung langsung dengan nya. Seperti pada contoh di Lantai 1 pada Gambar di atas. Kemudian AP tersebut mode nya dibuat Wireless AP Bridge, dan pada Mikrotik nya EoIP dan Interface eth yang ke AP di bridge.

Oke, sudah cukup dongeng sebelum tidur nya. Udah mulai ngantuk kan?? hehe..
Sekarang kita langsung coba buat Konfigurasi Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel.

Sebelum mulai, pastikan semua AP dan Mikrotik yang akan dibuat EoIP Tunnel sudah bisa komunikasi dua arah. Artinya konfigurasi IP dan Routing nya sudah beres. Karena jika tidak, tunnel EoIP tidak akan terbentuk.

1. Buat Interface EoIP sejumlah AP yang digunakan. Buka Winbox, Masuk ke Menu Interface --> Masuk Tab EoIP --> Add EoIP
Disini yang perlu diperhatikan adalah pada kolom Remote Addres dan Tunnel ID.
- Remote Address : diisi IP Address AP
- Tunnel ID : ID unik untuk AP tersebut. Tiap AP Berbeda ID.


 2. Buat interface EoIP di sisi AP menuju ke Server. Caranya sama seperti di atas. Dengan Remote Address IP dari Server dan Tunnel ID sama dengan yang dipakai di Server.


3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk semua AP yang digunakan.

4. Pada masing-masing AP / Mikrotik, buat bridge dan masukan interface EoIP dan Wlan nya.



4. Pada Server Hotspot, Buat Interface Bridge dan beri IP Address.

5. Masukkan Semua Interface EoIP ke port Bridge yang dibuat sebelumnya.


6. Buat Hotspot Server pada menu IP --> Hotspot --> Hotspot Setup --> Pilih interface Bridge yang digunakan sebagai interface hotspot. 

7. Sampai disini, silakan coba konek ke AP, harusnya halaman login hotspot sudah muncul. Jika Belum silakan cek kembali konfigurasi Anda.

8. Setelah ini Anda bisa ganti halaman Login Hotspot nya.

9. Anda juga bisa memadukan hotspot dengan User Manager Mikrotik untuk manajemen user nya.

10. Jika Anda ingin membuat WiFi Sistem Roaming dengan 1 SSID, bisa diset pada semua AP untuk menggunakan 1 SSID dan Frequensi yang sama.

Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid

Transparent Bridge Mikrotik dapat digunakan untuk menembak/menangkap sinyal WiFi dari tempat lain dengan jarak tertentu. 

Pengembangan pada tutorial kali ini adalah pada penggunaan kedua perangkat Mikrotik sebagai Transparent Bridge Mikrotik. Sehingga akan ada dua transparent bridge mikrotik yang digunakan untuk menghubungkan client ke sumber internet. Hal ini akan membuat client seolah-olah langsung terkoneksi ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, yang ditandai dengan IP Address yang didapatkan oleh client secara otomatis satu jaringan dengan IP Router sumber internet. Double Transparent Bridge Mikrotik ini bisa juga disebut sebagai Repeater Sinyal WiFi.

Untuk lebih jelasnya silakan lihat topologi berikut :



Karena client seakan-akan terkoneksi secara langsung ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, maka trik ini dapat digunakan untuk menembak sinyal Hotspot, seperti Hotspot Mikrotik, Hotspot WifiId, dan Wifi lain yang harus muncul halaman login dulu sebelum bisa internetan. Udah tau kan bedanya WiFi internet sharing sama Hotspot?

Pada Topologi di gambar di atas, saya menggunakan dua buah Mikrotik yaitu Mikrotik SXTG-2HnD dan Mikrotik RB751U-2HnD. Sebenarnya pakai satu Mikrotik saja juga sudah bisa. Namun jika hanya menggunakan satu Mikrotik, maka koneksi ke client hanya bisa menggunakan kabel (bukan wireless). Karena Mikrotik SXTG hanya punya 1 interfece wireless dan 1 interface ether (LAN). Kecuali kita menggunakan Mikrotik yang punya dua interface Wireless, 1 sebagai penerima sinyal dan 1 nya sebagai penyebar sinyal, jadi client bisa konek via WiFi dengan hanya satu Mikrotik. Oleh sebab itulah saya menggunakan dua Mikrotik sebagai Double Transparent Bridge.

Oke cukup sudah penjelasan nya. Selanjutnya kita langsung bahas Cara membuat Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid :

Untuk Seting Mikrotik nya akan kita bahas disini :

Setting Mikrotik 1 : SXTG-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang menembak/menangkap sinyal WiFi jarak jauh.
1. Login ke Mikrotik via Winbox
 
2. Masuk ke menu Interface. 
Disini hanya ada 2 interface (Wireless & Ether), dan kita akan menambahkan 1 interface Bridge


3. Untuk membuat Bridge, masuk ke menu Bridge --> Tambahkan interface bridge dengan klik tombol + --> Kita bisa beri nama Bridge nya --> Klik Ok


4. Masuk ke tab Ports --> Tambah kan port di bridge nya dengan interface ether1 dan wlan1 --> klik tombol + --> pilih interface yang mau dimasukkan (ether1) --> Ok --> Tambahkan lagi untuk wlan1 nya.


5. Setting Interface Wireless Mikrotik. 
Masuk ke menu Wireless --> dobel klik wlan1 --> Masuk tab Wireless --> Pilih Mode : station pseudobridge --> Klik Scan untuk men-scan sinyal WiFi


6. Pilih sinyal Wifi yang mau dikoneksikan. Disini saya koneksi ke Router Cisco Linksys di Kantor saya. Klik Connect.


7. Cek status koneksi apakah sinyal yang diterima bagus apa ga. 
Masuk ke tab Registration --> Dobel klik interface wlan1 --> Masuk tab Signal --> Disini dapat dilihat kualitas sinyal, SNR, CCQ, dll.
Note : 
- Signal Strength nilainya semakin mendekati 0 semakin bagus (-50dB lebih bagus dari -90dB)
- SNR (Signal to Noise Ratio) dan CCQ  (Client Connection Quality) nilainya semakin besar semakin bagus.


8. Karena ini Transparent Bridge maka IP Address tidak perlu diseting/tidak perlu diberi IP Address.


Sampai disini konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD sudah selesai.

Setting Mikrotik 2 : RB751U-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang meneruskan sinyal WiFi yang ditangkap oleh Mikrotik 1 dan disebarkan ke client melalui sinyal WiFi.
1. Semua setingannya hampir sama seperti konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD. Yang berbeda hanya di setingan wireless nya.


2. Setting Wireless Mikrotik sebagai AP Bridge. 
Masuk menu Wireless -->


Pilih Mode Wireless nya : AP Bridge
Pilih Frequency, Masukkan SSID.

3. Coba koneksikan Client ke Mikrotik ini.


4. Cek IP Address Client.
Jika setingan kedua Mikrotik sudah benar, maka client akan mendapatkan IP Address langsung dari Router Linksys.


5. Cek Ping ke IP gateway. Lihat Response time nya. Kalau response time nya lama >100ms bisa jadi kualitas sinyal nya kurang bagus.
Cek ping juga ke google.com untuk memeriksa koneksi internet.


6. Coba browsing web menggunakan web browser. Kalo sudah bisa berarti setingan sudah Oke.

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Cara ketahui Alamat IP yang terhubung Hotspot android

Bagaimana cara mengetahui alamat IP yang terhubung di Hotspot Android ?, Mudah sekali. Dunia android akan mengulasnya untuk pembaca semua. IP ( Internet Protocol ) address merupakan alamat unik yang diberikan dalam suatu jaringan agar bias tersambung satu sama lain. Dimana setiap IP address antara satu pengguna dengan pengguna lainnya tidak boleh sama yang bias menyebabkan konflik Alamat IP.

Lalau bagaimana agar kita tahu alamat IP yang terhubung ke hotspot android ponsel kita ?, mudah saja, simak tipsnya di bawah ini.

1. Buka pengaturan Hotspot di ponsel android sobat

2. Masuklah ke Hotspot yang sudah anda aktifkan dan anda akan melihat pengguna yang terhubung dengan tampak Mac Address-nya dan disampingnya ada menu Blokir.


3. Nah masuklah ke pengguna yang ingin anda lihat IP address-nya dengan meng-klik satu kali alamat Mac address. Lihat contoh di atas.

4. Di sana akan tertera alamat IP yang ingin sobat lihat, contoh seperti gambar di bawah.


Sangat mudah kan cara melihat IP address pengguna yang tersambung ke Hotspot android kita ?, semoga ulasan dan tips diatas bermanfaat dan silahkan dicoba.

Membatasi pengguna Hotspot di Android

Terkadang pengguna android yang menyalakan hotspot di ponselnya ingin membatasi jumlah pengguna yang terhubung. entah karena membatasi jumlah kuota data yang tersedot maupun karena alasan lainnya. 

membatasi pengguna hotspot

Kali ini dunia android akan menjelaskan detail cara membatasi pengguna hotspot di android langsung dari hasil rekam video layar android. jadi sobat semua dapat dengan mudah melihat urutan dan lebih memahami alur step by stepnya.

Untuk lebih jelasnya langsung saja simak tutorial singkat di video bawah ini.

Bagaimana, sudah jelas dan mudah kan cara membatasi jumlah pengguna hotspot di ponsel android ?. semoga video tutorial diatas bermanfaat.

Cara Blokir client hotspot di Android

Bagaimana cara blokir client pengguna wifi hotspot android ?. Bagi pengguna android mungkin banyak yang sudah memanfaatkan teknologi hotspot di sistem androidnya. Namun dipengguna yang sudah terkoneksi ke hotspot mungkin saja ingin kita batasi atau blokir karena suatu alasan tertentu. Nah kali ini dunia android akan memberikan tips mudah cara memblokir pengguna hotspot android agar terputus koneksinya terhadap perangkat kita. 

1. Masuk ke settingan hotspot android sobat yang menyala ( lihat contoh )

blokir client

2. Didalam menu hotspot akan terlihat client atau pengguna yang terhubung ke hotspot perangkat kita. Silahkan klik tombol blokir pengguna yang ingin kita lepas koneksinya ( lihat contoh )


3. Nah, apabila ingin mengijinkan lagi pengguna tersebut maka lakukan langkah sebaliknya, mudah bukan ?..hehe

Semoga tips blokir client hotspot android diatas bermanfaat bagi sobat pembaca setia Dunia android. Jangan lupa baca-baca juga artikel menarik lainnya seputar tips dan trik android di bawah ini.

Keamanan wifi hotspot android pilih WPA atau WPA2 ?

Setting keamanan wifi hotspot android antara WPA PSK dan WPA2 PSK pilih yang mana ?. Itu pembahasan Dunia android kali ini. Kalau kemarin saya mengulas tentang mengatur koneksi SSID hotspot wifi android maka sekarang saya akan membahas Pilihan keamanan hotspot wifi antara WPA-PSK ( Wi-fi Protected Access PreShared key ) dan WPA2-PSK. 


Hotspot di ponsel android secara default tidak memakai pasword untuk keamanannya. Namun bila ingin hotspot tidak bisa diakses oleh orang yang tidak dikehendaki maka memasang mode keamanan di hotspot adalah cara terbaik. 


Di settingan hotspot android ada pilihan type keamanan yang bisa dipilih sebelum memasukkan username dan password. Type keamanan hotspot yang bisa dipilih adalah WPA PSK dan WPA2 PSK. type autentifikasi tersebut berfungsi sebagai enkripsi username, password serta menjaga dari serangan pembobol hotspot. Lebih aman mana antara kedua type tersebut ? , Dari segi kekuatan keamanannya WPA2 PSK lebih kuat melindungi koneksi jaringan hotspot dari serangan pembobol karena nilai enkripsi-nya lebih tinggi. jadi WPA PSK disini sebagai filter kedua jaringan antara server hotspot dengan client agar autentifikasi masuk benar-benar aman.

Jadi bila ingin memasang keamanan berupa password dan username di hotspot android saya sarankan memakai type WPA2 PSK agar lebih yakin dari penyusup hotspot kita. Semoga ulasan diatas bermanfaat.

Samakah Hotspot android dengan Access point ?

Bisakah disamakan artinya Hotspot di android dengan access point ?. Mungkin banyak pengguna android mengenal apa itu hotspot. banyak sekali bertebaran sekarang ini tempat-tempat yang memasang fasilitas hotspot untuk berbagi koneksi internet, baik itu gratis maupun yang berbayar. Kali ini dunia android akan membahas tentang sama atau tidak pengertian hotspot atau access point. mari kita simak ulasannya.

Bila di android ada menu khusus jaringan wireless dengan label hotspot namun belum ada kata khusus tentang access point didalamnya. Hotspot seperti kita ketahui merupakan istilah cabang dari titik akses atau access point itu sendiri. Hotspot menjadi kata yang sering diucapkan untuk istilah koneksi jaringan tanpa kabel yang instant. Lalu apa hubungan hotspot dengan access point ?


Access point dalam terminologi informatika bisa diartikan titik temu dimana suatu jaringan terhubung. Access point bertugas memberi akses ke suatu jaringan dimana client bisa terhubung ke server. access point juga bertugas membatasi, mengijinkan serta memutus alur koneksi dari client. Access point juga bisa memfungsikan dirinya sebagai router, Bridge maupun menamakan dirinya sebagai hotspot dalam tugasnya. 

Jadi pada ponsel atau peralatan wireless yang bisa memfungsikan dirinya sebagai hotspot pasti alat tersebut secara otomatis berfungsi sebagai access point dari jaringan client. masing-masing client yang ingin terhubung ke hotspot bisa melalui tahap autentifikasi. Sekarang ini smartphone android rata-rata bisa untuk membagi koneksi maksimal 8 client, semakin banyak yang terhubung maka semakin besar pula beban data serta kualitas transfer rate-nya. 

Semoga sedikit ulasan tentang hotspot dan access point ponsel android diatas bermanfaat.