Showing posts with label Tools. Show all posts
Showing posts with label Tools. Show all posts

Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall

Tutorial Cara NetInstall Mikrotik RB750 & RB751 yang sering ngehang karena software RouterOS nya bermasalah. Itulah topik yang akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini. RouterBoard Mikrotik memiliki arsitektur yang mirip dengan Komputer, dimana tak hanya memiliki Hardware (Perangkat Keras) saja, tetapi juga membutuhkan Software (Perangkat Lunak), dalam hal ini Operating System (Sistem Operasi).

Untuk dapat berfungsi dengan baik, RouterBoard Mikrotik membutuhkan Sistem Operasi yakni RouterOS yang memiliki berbagai macam fitur. Seiring dengan berjalannya waktu, perangkat Mikrotik juga dapat mengalami kejenuhan dalam bekerja, hal ini diakibatkan oleh banyak faktor. Maksud kejenuhan disini adalah perangkat Mikrotik tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, kadang ngehang atau sering minta di reset.

Jika masalah tersebut yang terjadi, bukan berarti perangkat Mikrotik Anda sudah mulai rusak. Hal ini bisa terjadi karena ada masalah pada Sistem Operasi RouterOS nya. Sama halnya seperti komputer/laptop jika sudah bertahun-tahun digunakan bisa saja OS nya mulai bermasalah dan minta install ulang. 


Kasus yang saya alami adalah pada Mikrotik RB751ui-2HnD sulit sekali di remote, baik via Winbox, Telnet, maupun SSH. Kalaupun berhasil di-remote proses loading (respon) nya sangat lama. Setelah saya cek ternyata CPU usage nya manteng di 100%, tapi setelah saya cek di menu Tool --> Profile, isi menu Profile tidak muncul dan juga isi menu-menu lainnya tidak muncul. Hal ini menyebabkan RouterBoard nge-hang dan restart sendiri beberapa kali.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut saya akan bahas Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall. Dalam kasus ini saya coba gunakan Mikrotik RB7XX Series (RB 750, RB751, dll).

Langkah-langkah cara NetInstall Mikrotik RB750 sama seperti pada artikel tersebut. Silakan ikuti langkah-langkah NetInstall nya hingga selesai. 

Jika sudah selesai silakan login ke Mikrotik via Winbox, kemudian konfigurasi ulang Mikrotik seperti sebelumnya. Saya sarankan untuk tidak me-restore backup konfigurasi sebelumnya, melainkan konfig ulang dari awal agar konfig yang membuat RouterOS bermasalah tidak masuk lagi.

Setelah Mikrotik RB751ui-2HnD saya konfig ulang, hasilnya remote lancar, dan semua menu muncul isinya, serta CPU Load tidak terlalu tinggi.

Sebelum nya, saya juga pernah melakukan NetInstall pada Mikrotik RB433 yang sudah dianggap rusak, karena sudah tidak bisa di remote dan di hard reset pun tidak bisa. 


Setelah melalui proses netinstall, RB433 ini bisa bekerja kembali dengan normal tanpa ada masalah lagi. 

Jika Anda mengalami masalah yang sama pada perangkat Mikrotik Anda, silakan coba lakukan NetInstall. Jika masalah ada pada software nya, maka seharusnya setelah dilakukan netinstall masalah beres. Namun jika masalah ada pada hardware nya, misal port ethernet rusak, dsb, maka NetInstall pun tidak bisa menyelesaikan masalah.

Cara Memantau dan Memonitor Jaringan Mikrotik Menggunakan The Dude

Memantau dan memonitor jaringan mikrotik dan perangkat lainnya yang saling terhubung dapat dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi yang bernama The Dude. The Dude adalah aplikasi buatan Mikrotik yang berfungsi untuk memonitor jaringan komputer dengan simple dan mudah. 

The Dude dapat melakukan scanning otomatis pada semua perangkat yang terhubung pada subnet jaringan tertentu. Hasil scanning nya berupa gambar peta konfigurasi jaringan yang muncul secara otomatis. Peta konfigurasi jaringan ini akan menggambarkan kondisi jaringan apakah sedang up/down. 

Selain itu the dude juga dapat menampilkan transfer rate antar perangkat di jaringan, jadi kita dapat memantau traffic yang berjalan di jaringan kita secara realtime dengan mudah. Yang lebih istimewa lagi, the dude bisa digunakan pada perangkat selain Mikrotik. 

The Dude dapat mengidentifikasi secara otomatis jenis dari perangkat yang ada di jaringan dengan menscan service yang digunakan oleh perangkat tertentu. Misalnya, the dude menscan perangkaat dengan open port 80, ia akan mengidentifikasikan perangkat itu sebagai Web Server.

Oke, sudah cukup penjelasannya. Sekarang kita coba Cara Memantau dan Memonitor Jaringan Mikrotik Menggunakan The Dude. Langkah-langkah nya adalah sebagai berikut


2. Install aplikasi The Dude.

3. Buka aplikasinya, akan muncul tampilan The Dude seperti gambar berikut :


Berikut adalah contoh peta jaringan dan data di the dude :

Map.png

4. Untuk mulai menggunakannya ada dua cara :
- Memasukkan data perangkat secara manual
- Menscan semua perangkat di jaringan tertentu, data & peta jaringan perangkat akan muncul secara otomatis (opsi ini yang akan kita gunakan)

5. Klik menu Discover --> Masukkan alamat subnet jaringan yang ingin di scan. misalnya 10.10.10.0/24 --> klik Discover.

6. Semua perangkat yang dalam kondisi menyala pada subnet tersebut akan ditemukaan oleh The Dude dan secara otomatis akan terbentuk peta jaringan dari semua perangkat yang ditemukan tersebut, seperti gambar berikut ini. (Maaf sedikit sensor :D)


7. Dari gambar tersebut dapat diketahui kondisi masing-masing perangkat, dapat juga diketahui transfer rate antar perangkat (router).

8. Untuk melihat data secara detil perangkat hasil scanning, klik dua kali di icon perangkat. Kita dapat merubah data perangkat, seperti merubah nama, IP address, username & password, dll.



9. Status peralatan apakah jaringan nya up, down, atau ada service yang timed out dapat dilihat seperti gambar berikut :

Keterangan Warna :
- Warna hijau = Jaringan dan peralatan ok (up)
- Warna merah = Ada gangguan jaringan atau peralatan (down)
- Warna orange = Ada service yang timed out, atau dalam interval tertentu terjadi sesekali timed out.

10. Selain itu pada tiap peralatan juga terdapat tools yang bisa kita gunakan untuk menganalisa status nya, seperti gambar berikut ini :

 
11. Selain dapat menscan perangkat secara otomatis, kita juga dapat menambahkan perangkat ke peta jaringan secara manual. Klik tombol + Device.


12. Masukkan IP Address perangkat, Masukkan Username & Password (jika ada) --> Next


13. Klik Discovery. The Dude akan menscan service yang berjalan pada device tersebut secara otomatis --> Finish


14. Kita juga bisa menghubungkan perangkat baru ini dengan menambahkan link. Klik tombol + Link.


15. Drag icon antar perangkat yang mau dihubungkan. Pilih Mastering type : Simple. Hasilnya akan seperti ini :


16. Untuk dapat menampilkan traffic (Tx Rx) antar kedua perangkat, pada link Anda bisa memilih Mastering Type : snmp atau routeros. Namun tidak semua perangkat mendukung fitur ini. Jika kedua perangkat adalah router Mikrotik, maka username dan password pada data perangkat harus diisi dan pilih mode routeros pada data dan link nya.

Oke, untuk sementara cukup sampai disini dulu tutorial Cara Memantau dan Memonitor Jaringan Mikrotik Menggunakan The Dude. Silakan anda coba-coba dan kembangkan sendiri sesuai kebutuhan jaringan nya.