Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts

Waduh Kita Ditipu!! Pengundian Liga Champions Ternyata Dicurangi!

Sepp Blatter, yang menjadi Presiden FIFA cukup lama, telah membongkar salah satu rahasia di badan sepak bola dunia itu.

Blatter telah memberikan wawancara kepada koran Argentina La Nacion (yang dikutip oleh koran Swiss Blick) di mana ia telah secara terbuka mengakui bahwa bola-bola panas dan dingin telah digunakan dalam berbagai drawing atau pengundian di kompetisi Eropa.

La Nacion menanyakan kepada Blatter: “Dapatkah Anda menipu acara pengundian turnamen, meskipun jutaan menontonnya di layar?”

Balasan Blatter secara luar biasa adalah: “Ya! Saya melihat dengan mata saya sendiri dan itu adalah kecurangan. Itu terjadi untuk kompetisi Eropa. Hanya satu tim telah berhasil melakukan itu. Itu adalah sebuah klub asal Italia. Anda dapat melihat bahwa bola-bola yang digunakan untuk pengundian diidentifikasi dengan membuat mereka menjadi panas atau didinginkan. Saya adalah saksinya.”

Seperti yang dapat Anda bayangkan, dalam wawancara itu Blatter mengaku tidak ikut serta dalam kecurangan tersebut, meskipun fakta dia adalah presiden FIFA dari tahun 1998 sampai 2016.
Blatter mengatakan: “Saya tidak pernah terlibat dalam pengundian! Presiden lain yang melakukannya. Mereka telah mengambil bola undian dari dalam pot. Saya bersih sama sekali untuk urusan ini.”
Lelaki berusia 80 tahun menambahkan: “Saya tidak pernah melanggar hukum pidana. Saya memiliki hati nurani yang jelas.”

Penggemar sepak bola tak diragukan lagi akan terpana oleh pengakuan dari Sepp Blatter ini dan akan menyebabkan penggantinya Gianni Infantino dalam sorotan yang sangat buruk mengingat berapa sering ia menjadi petugas pengambil undian di UEFA …

Blatter tidak menyebut turnamen yang mana. Tapi karena ia menggunakan istilah “klub dari Italia” maka diduga kuat yang dimaksud adalah pengundian Liga Champions.

PREDIKSI SKOR SPANYOL VS CEKO


Sang Juara Bertahan Euro, Spanyol akan memulai usaha mempertahankan gelar mereka pada awal pekan nanti. Tim Matador akan ditantang Republik Ceko pada pertandingan pertama Grup D di Stade de Toulouse pada hari Selasa (13/6) malam nanti.

Spanyol sendiri merupakan salah satu tim dengan status unggulan di Euro 2016 kali ini. Anak asuh Vicente Del Bosque dijagokan untuk meraih gelar ketiga mereka secara beruntun pada Euro 2016 kali ini, sehingga untuk mencapai tujuan tersebut kemenangan atas Republik Ceko akan sangat membantu skuat La Furia Roja untuk mempertahankan gelar mereka.

Dari sejarah pertemuan kedua tim, misi untuk menang melawan Republik Ceko sejatinya bukan tugas yang berat. Dari empat pertemuan terakhir kedua tim, Spanyol belum sekalipun menderita kekalahan dari Republik Ceko, di mana tiga pertandingan terakhir berakhir dengan kemenangan Tim Matador. Ditambah dengan catatan pertandingan anak asuh Pavel Vrba yang tengah tidak konsisten akhir-akhir ini membuat kemenangan seharusnya bukan hal yang sulit diraih.

 Del Bosque yang kini telah berusia 65 tahun memahami dan menghitung betul dampak dari pemberitaan mengenai De Gea. Di lini depan, striker Alvaro Morata dikabarkan dalam kondisi fit setelag mengalami cedera paha ketika melawan Georgia.

Selain itu, laga melawan Ceko ini merupakan laga keseratus di ajang internasional bagi David Silva. Di kubu Ceska, Borek Dockal dikabrkan mengalami cedera engkel meski ia tetap diharapkan dapat tampil membela negaranya di ajang Piala Eropa 2016.

Marek Suchy mengalami masa suspensi. Tempat akan diisi oleh  Michal Kadlec atau  Roman Hubnik di lini bek tengah.

Real Madrid Juara Liga Champion 2016



Real Madrid akhirnya menjadi juara liga champion 2015/2016, setelah mengalah kan rival sekota Atletico Madrid melalui babak adu penalti.

Pada pertandingan yang berlansung di Stadion San Siro,Milan. Madrid langsung tampil menekan setelah kick-off dilakukan. Di sisi lain, Atletico juga berani tampil terbuka. Mereka tidak hanya sekadar menunggu Madrid melakukan serangan, lalu balas melakukan serangan balik.

Madrid unggul di menit 15, Tendangan bebas Kroos disambut dengan sundulan oleh Bale. Bola yang melambung ke depan gawang Atletico setelah disundul Bale itu lantas disambar oleh Sergio Ramos dengan sepakan datar. Kali ini, Oblak tidak mampu menghalaunya. Madrid unggul 1-0 sampai babak pertama usai.

memasuki babak kedua Atletico tampil lebih agresif. Dengan masuknya Yannick Ferreira Carrasco menggantikan Augusto, mereka banyak menekan dari sisi sayap kiri. Beberapa kali mereka juga memaksa Madrid untuk bertahan amat dalam. Pada akhirnya, Atletico berhasil menyamakan kedudukan.melalui gol Carrasco menit 79. sampai babak 2 berakhir.

pada perpanjangan waktu tidak ada gol terjadi, sehingga dilanjutkan babak adu pinalti.
Penendang kelima Madrid, Ronaldo, menjalankan tugasnya dengan baik. Madrid menang 5-3 lewat adu penalti dan keluar sebagai juara.

Adu Penalti

Real Madrid

1. Lucas Vazquez - gol
2. Marcelo - gol
3. Gareth Bale - gol
4. Sergio Ramos - gol
5. Cristiano Ronaldo - gol

Atletico Madrid

1. Antoine Griezmann - gol
2. Gabi - gol
3. Saul Niguez - gol
4. Juanfran - gagal

Penendang kelima Madrid, Cristiano Ronaldo, pun mendapatkan makanan empuk. Ia tidak membuang peluang yang sudah ada di depannya. Tendangannya masuk, mengubah skor menjadi 5-3, dan membawa Madrid meraih trofi juara Liga Champions musim ini.




Final Liga Champion 2016


Final liga champion 2016 akan mempertemukan sesama klub dari daratan spanyol khususnya  klub dari kota Madrid. Ini merupakan Final kedua sesama derny Madrid di mana pertemuan pertama final Liga Champin terjadi pada tahun 2014. Kala itu Atletico Madrid memimpin terlebih dahulu lewat gol diego godin, Tapi menjelang injury timeReal Madrid mampu membalikan keadaan menjadi skor 1- 4  untuk real Madrid.

Nah... sekarang patut di tunggu apakah pasukan diego simeone bisa membalas kekalahan tahun 2014 atau ini malah menjadi trofi pertama bagi Zinadine Zidane. Seperti kita ketahui bersama Zidane merupakan legenda bagi Real Madrid yg di tunjuk menjadi pelatih Madrid setelah pelatih sebelumnya Rafael Benitez di pecat pada akhir 2015 karena kinerja di anggap kurang memuaskan oleh para petinggi madrid maupun fans madrid.

Melihat track record sendiri, dalam 5 laga terakhir Real Madrid sama sekali belum tersentuh kekalahan, dengan 4 kali menang dan 1 kali seri. Sementara untuk Atletico Madrid sendiri dalam 5 laga terbaru ini sudah 3 kali menang dan 2 kali kalah. Melihat catatan laga paling baru memang Real Madrid masih cukup baik. Akan tetapi kalau menyaksikan head to head antara kedua tim ini, Real Madrid justru tidak lebih unggul dari Atletico.

Patut kita tunggu keseruan pertandingan minggu dini hari nanti. Apakah pelatih diego simeone mampu membuat sejarah bagi klubnya atletico, menjadi juara liga  champion untuk  pertama kali. Atau malah memperpanjang  Rekor bagi real madrid sebagai pengoleksi juara champion terbanyak menjadi 11 kali juara....





London - Selesai sudah perjalanan Leicester City musim ini. Musim depan, ada tantangan yang sudah menanti The Foxes: Liga Champions.

Leicester menyelesaikan musim 2015/2016 dengan sensasional. Tidak dijagokan menjadi juara, dan hanya punya target untuk bertahan di Premier League, si rubah biru itu malah menyabet mahkota juara. Leicester berhasil finis di atas para tim yang selalu jadi kandidat juara tiap musimnya.

Leicester menjadi juara pada pekan ke-36. Sehari setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan Manchester United, rival terdekat mereka, Tottenham Hotspur, bermain imbang 2-2 dengan Chelsea. Dengan begitu, perolehan poin Tottenham sudah tidak mungkin melampaui Leicester.

Setelah menjalani 38 pertandingan, Leicester finis dengan mengoleksi 81 poin, unggul 10 poin atas penghuni posisi kedua, Arsenal.

Pada laga terakhir musim ini, Minggu (15/5/2016), Leicester bermain imbang 1-1 dengan Chelsea. Sebelum pertandingan dimulai, Jamie Vardy dkk. mendapatkan guard of honour dari para pemain Chelsea.

Manajer Leicester, Claudio Ranieri, puas dengan pencapaian timnya musim ini. Bagi Ranieri sendiri, gelar juara Premier League musim ini merupakan gelar juara liga pertamanya selama menjadi pelatih. Makin manis, pria 64 tahun itu menutup musim dengan mendapatkan guard of honour dari klub yang juga pernah ia besut.

Kini, Ranieri harus mempersiapkan para pemainnya untuk bisa berbicara banyak di Liga Champions musim depan. "Ini akan jadi pengalaman yang menyenangkan buat pemain-pemain saya," ujar Ranieri seperti dilansir Soccerway.

 "Atmosfernya, dengan musik itu, akan luar biasa. Saya harap, kami siap. Bukan hanya untuk sekadar mendengarkan musiknya, tetapi juga ikut bernyanyi."

Dengan menjadi juara liga, Leicester otomatis langsung masuk fase grup Liga Champions. Dan sebagai juara, mereka sudah dipastikan masuk pot 1 di dalam undian.

8 Manfaat Beras Merah Untuk Diet Sehat Alami

Ketika menjalani program diet, salah satu makanan yang harus anda hindari adalah nasi putih. Ini karena kandungan karbohidrat tinggi yang dapat menggagalkan program diet anda. Saat program diet, anda bisa mengganti nasi putih dengan beras merah. Manfaat beras merah untuk diet karena karbohidrat kompleks yang terkandung di dalamnya akan membantu menurunkan berat badan anda. Berikut manfaat beras merah untuk diet : 1. Mengandung serat yang tinggi Manfaat beras merah untuk diet yang pertama yaitu mengandung serat yang tinggi. Kandungan serat ini dapat membuat perut anda tetap kenyang dalam waktu yang lama serta dapat melancarkan pencernaan anda. 2. Mengandung indeks glikemik yang rendah Indeks glikemik yang rendah dalam beras merah dapat mengatur kadar gula dalam darah serta produksi insulin. Zat ini juga berperan sebagai sumber energi yang baik untuk menurunkan berat badan anda. 3. Kadar zinc yang tinggi Zinc adalah mineral yang mempunyai fungsi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menyembuhkan luka. Zinc juga bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit. Dengan mempunyai tubuh yang sehat tentu akan membuat program diet anda berjalan lancar. 4. Dapat mengenyangkan Manfaat beras merah untuk diet selanjutnya yaitu beras merah dapat mengenyangkan. ini disebabkan kandungan karbohidrat kompleks. karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang memerlukan proses lama untuk dicerna. Sehingga beras merah akan membuat perut anda merasa lebih kenyang dalam jangka waktu yang lama. 5. Mengandung zat besi Zat besi juga anda butuhkan dalam program diet anda, karena dengan zat besi ini anda akan mendapatkan energi yang cukup saat menjalankan program diet. 6. Menurunkan kolesterol dalam tubuh Kandungan minyak yang terdapat dalam beras merah dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh yang dapat menyebabkan kegemukan dan berbagai macam penyakit yang berbahaya. 7. Mengandung lemak sehat Kandungan lemak sehat dalam beras merah sangat baik untuk anda konsumsi ketika diet karena tidak akan menimbulkan kegemukan. 8. Mengandung vitamin B6 Kandungan vitamin B6 dalam beras merah dapat membantu tubuh dalam menjalankan fungsi organ dalam tubuh, selain itu dapat membantu pembentukan sel darah merah sehingga dapat mencegah anda mengalami anemia ketika sedang diet. Baca juga : Daftar Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet Sehat Untuk mendapatkan manfaat beras merah untuk diet, anda juga harus mengetahui cara mengolah beras merah yang tepat. Cara mengolah beras merah untuk diet membutuhkan waktu yang lama dari pada saat anda mengolah beras seperti biasa. Juga ada sebagian orang yang tidak suka mengkonsumsi beras merah karena mempunyai rasa yang kurang enak. Oleh sebab itu, saat program diet anda bisa mengkonsumsi beras merah untuk menu makan siang anda yang dikonsumsi bersama sayuran dan juga buah-buahan.

Ranieri Ingin Nikmati Sukses Leicester Perlahan

Gelar Premier League tentu punya makna besar untuk Claudio Ranieri. Dia ingin menikmatinya dengan perlahan, seperti menikmati anggur unggulan.

Keberhasilan Leicester menjuarai Premier League musim ini menjadi semacam pembuktian untuk Ranieri. Dia kini bukan lagi pria dengan gelar-gelar sepele.

Sebelumnya Ranieri hanya mampu memenangi gelar-gelar kecil, seperti titel divisi dua Liga Italia dan Prancis, trofi Coppa Italia atau Copa del Rey, juga Piala Super Italia dan Piala Super Eropa.

Meraihnya bersama klub yang tak diperkirakan bisa juara menjadi sebuah penegasan, bahwa kemampuan Ranieri layak mendapatkan apresiasi besar. Dia membawa tim yang apa adanya melewati para raksasa seperti Manchester City, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan juga Tottenham Hotspur yang jadi rival terkuat.

Setelah dua dekade dan tujuh tahun berkarier sebagai pelatih di kompetisi profesional, Ranieri akhirnya mendapatkan gelar yang bergengsi. Maka pria 64 tahun itupun ingin benar-benar menikmatinya, dengan pelan-pelan.

"Ini adalah sebuah momen di mana Anda harus memberikan lebih banyak waktu dan merasakannya dengan perlahan, seperti anggur yang bagus, dan menikmatinya," kata Ranieri dikutip The Guardian.

"Mungkin sekarang terlalu dini untuk memikirkan apa yang telah kami lakukan. Mungkin dua atau tahun bakal lebih baik untuk memahaminya, tapi sekarang yang penting tetap 'melayang' tinggi di dunia," tandasnya.

Madrid Akan Buat City Kewalahan dari Sisi Sayap

Manchester City bakal berusaha meloloskan diri dari hadangan Real Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions. Namun, mereka patut mewaspadai serbuan Los Blancos dari sisi sayap bakal merepotkan The Citizens.

Laga penentuan akan dihelatdi Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (5/5) dini hari WIB. Bermodalkan skor imbang 0-0 pada leg pertama, kedua kesebelasan masih berpeluang besar untuk lolos ke babak berikutnya.

City mungkin tak begitu diunggulkan. Namun dengan berhasilnya mereka melangkah ke babak semifinal dan memberikan perlawanan hebat pada Madrid di leg pertama, jadi bukti bahwa besutan Manuel Pellegrini ini bukan tak mungkin akan memberikan kejutan.

Sementara itu tuan rumah Madrid akan lebih diunggulkan. Selain bermain di kandang, kembalinya Cristiano Ronaldo membuat kans merekauntuk mencetak gol lebih besar dan bisa menjadi solusi membongkar pertahanan City.

Cedera Casemiro dan Keuntungan Real Madrid Adanya Ronaldo

Ronaldo yang saat ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions 2015/2016 dengan 16 gol sempat absen di tiga pertandingan terakhir Real Madrid sebelum laga ini. Namun untuk leg kedua menghadapi City, penyerang asal Portugal tersebut dipastikan akan menghiasi lini serang Los Galacticos. Ronaldo telah menjalani latihan penuh dua hari jelang laga ini digelar dan sang pelatih, Zinedine Zidane, memastikan kondisinya sudah 100% fit.

Kehadiran Ronaldo jelas sangat dibutuhkan lini serang Madrid. Ketidakhadirannya di lini depan membuat Madrid kesulitan mencetak gol. Walaupun pada akhirnya tetap tak terkalahkan, Los Merengues harus susah payah untuk menang saat menghadapi Rayo Vallecano (3-2) dan Real Sociedad (1-0).

Madrid saat ini memang sedang dalam form terbaiknya, khususnya ketika diperkuat Ronaldo. Di La Liga, Madrid saat ini tengah menorehkan 10 kemenangan beruntun. Dari 10 pertandingan tersebut, Ronaldo yang bermain di delapan laganya berhasil mencetak 10 gol dan empat assist.

Sejak Madrid ditangani Zidane, Ronaldo kembali menjadi pusat permainan. Berbeda ketika masih ditukangi Rafael Benitez, yang di mana pelatih asal Spanyol tersebut begitu mengandalkan Gareth Bale.

Dalam skema permainan Madrid di bawah asuhan Zidane, Ronaldo bermain lebih baik. Hal ini terlihat dari torehan golnya yang tidak menurun drastis dan rataan assistnya meningkat. Saat ditangani Benitez dalam 25 pertandingan, Ronaldo berhasil mencetak 25 gol dan tujuh assist. Sementara saat ditangani Zidane, Ronaldo mencetak 23 gol dan tujuh assist dari 20 pertandingan saja.

Zidane sendiri tampak berhasil meredam sisi egois Ronaldo di lini depan Madrid. Assist demi assist pun kini ia torehkan. Apalagi Zidane menempatkan Ronaldo di posisi favoritnya, sayap kiri, tak seperti Benitez yang beberapa kali menempatkanya sebagai penyerang tengah (di belakangnya terdapat Bale).

Namun kehadiran Ronaldo ini dibarengi dengan absennya dua pemain kunci Madrid, Casemiro dan Karim Benzema. Keduanya dipastikan tak tampil karena mengalami cedera. Keduanya pun tak ada dalam daftar skuat yang dipersiapkan oleh Zidane.

Untuk absennya Benzema, kehadiran Ronaldo sebenarnya sudah cukup bisa menjaga kualitas lini depan. Penampilan Lucas Vazquez, Jese Rodriguez atau Borja Mayoral sejauh ini mungkin membuat Zidane tak terlalu panik akan absennya Benzema.

Hanya saja dengan tipikal permainan Benzema yang berbeda dengan tiga suksesornya, pola serangan Madrid bisa jadi akan berubah. Terlebih dengan tidak adanya Casemiro yang biasanya menjadi holding midfielder dalam skema 4-3-3.

Casemiro sendiri menjadi tembok kokoh bagi lini serang City pada leg pertama. Ia mencatatkan 100% keberhasilan duel udara, dua tekel berhasil (dari empat percobaan), tiga sapuan dan empat intersep.

Sebagai pengganti, hampir tak ada lagi gelandang Madrid dengan kemampuan bertahan seperti Casemiro. James Rodriguez, Isco, atau Mateo Kovacic, lebih diandalkan dalam mengalirkan serangan ketimbang sebagai perebut bola.

Tapi untuk mengakali absennya Casemiro pada laga ini, tampaknya Madrid akan mengubah formasi mereka menjadi 4-2-3-1. Tanpa Casemiro, tampaknya Real Madrid butuh dua gelandang untuk meredam lini tengah Man City, apalagi jika Kevin De Bruyne dipasang di belakang Sergio Aguero.

Formasi 4-2-3-1 sendiri sebenarnya bisa menjadi pilihan ideal bagi Madrid. Memiliki double pivot secara teori akan bisa membebaskan kedua gelandang sayap untuk fokus melancarkan serangan tanpa perlu mendapatkan beban berlebih untuk melakukan trackback.

Tapi jika Zidane tetap akan menerapkan 4-3-3, tampaknya Kovacic bisa menjadi pilihan ideal untuk menemani Toni Kroos dan Luka Modric. Mantan gelandang Inter Milan tersebut bisa diplot sebagai regista untuk menjaga kedalaman di depan back four. Dengan Kroos yang pada leg pertama mencatatkan akurasi operan hingga 99%, Madrid bisa mendominasi dan menguasai jalannya pertandingan dengan umpan-umpan ke sepertiga akhir yang lebih efektif.

Man City Otak-Atik Tetap 4-2-3-1 atau 4-4-2

Yaya Toure memang sudah kembali berlatih dan memungkinkan tampil pada laga ini. Namun cederanya David Silva bisa membuat Pellegrini harus memutar otaknya lebih keras menghadapi Madrid pada leg kedua ini.

Jika ia tetap mengandalkan formasi dasar 4-2-3-1, sebenarnya masih ada Raheem Sterling yang bisa ditempatkan pada posisi Silva, gelandang sayap kiri. Namun Sterling bukan gelandang yang rajin turun membantu pertahanan. Pada laga menghadapi Southampton akhir pekan lalu, sisi kiri City begitu lemah dan akhirnya harus takluk 2-4. Maka bukan tak mungkin jika skema ini dipilih bisa membuat repot Gael Clichy karena di sisi kanan Madrid terdapat Danilo dan Gareth Bale.

Risiko juga akan hadir jika menempatkan De Bruyne pada pos sayap kiri dan memasang Yaya Toure-Fernandinho-Fernando Reges di tengah. Meski kuat di tengah, namun posisi sayap akan membatasi kreativitas De Bruyne. De Bruyne pun bukan gelandang yang rajin membantu pertahanan (seperti yang pernah dikeluhkan Jose Mourinho). Sementara agaknya kurang maksimal jika harus membuat De Bruyne yang tengah on fire memiliki daya jelajah terbatas di sisi kiri dan harus membantu pertahanan.

Tapi Pellegrini sebenarnya masih punya opsi lain jika ingin tetap bermain dengan 4-2-3-1. Fabian Delph beberapa kali dicoba masuk sebagai pemain pengganti pada posisi sayap kiri. Meski membuat sisi kiri serangan kurang tajam, posisi naturalnya sebagai gelandang bisa membuat sisi kiri City lebih kuat untuk menghadapi Bale dan Danilo.

Opsi lain untuk mengatasi absennya Silva dan paling memungkinkan digunakan Pellegrini pada laga ini adalah dengan memasang formasi dasar 4-4-2. Di lini depan, Pellegrini bisa kembali berjudi dengan menandemkan Aguero dengan penyerang muda asal Nigeria, Kelechi Iheanacho.

Tapi opsi ini pun pilihan yang mengandung risiko besar. Pada leg pertama, skema ini sudah digunakan dan hasilnya City hanya mampu melepaskan satu tembakan pada babak kedua (Iheanacho masuk pada menit ke-40).

Iheanacho sendiri memang tengah on fire. Ia mencetak empat gol di dua laga terakhirnya di Liga Primer. Namun dengan usianya yang masih muda, kemampuannya jelas belum teruji dan penampilannya masih belum terlalu terlihat kala menjalani partai-partai besar.

Sementara itu, permainan City dalam formasi 4-4-2 belum teruji benar. Pada laga melawan Southampton misalnya, City harus kebobolan empat kali. Memang Aguero tak tampil pada laga ini, tapi dengan bersarangnya empat gol ke gawang Joe Hart, lini pertahanan City yang memainkan Nicolas Otamendi dan Fernandinho kala itu, patut menjadi sorotan.

Kesimpulan

Pellegrini dalam situasi yang tak ideal kala menjalani leg kedua. Hal ini bisa menjadi kerugian besar baginya dalam menentukan strategi dan susunan pemain, khususnya menentukan 4-4-2 atau tetap pada 4-2-3-1.

Sementara itu, Madrid akan kembali diperkuat Ronaldo yang absen pada leg pertama. Lini pertahanan City tentunya patut waspada khususnya di kedua sisi pertahanan karena Bale pun kerap kali menjadi pembeda.

Madrid kami prediksi akan menang pada laga ini. Manchester City akan kepayahan di sayap. Hanya saja dengan cederanya Casemiro akan membuat skuat asuhan Zidane ini tak akan menang dengan mudah di leg kedua ini.