Showing posts with label Tips Komputer. Show all posts
Showing posts with label Tips Komputer. Show all posts

Pengertian Virus Komputer dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Komputer Flas Pengertian virus komputer dan bagaimana cara mengatasi virus komputer akan coba penulis ulas dalam tulisan ini. Untuk itu, bagi Anda yang ingin belajar tentang virus komputer secara garis besar diharapkan menyimak betul ulasan tentang pengertian virus komputer dan cara mengatasinya berikut ini.

Pengertian Virus Komputer

Virus komputer adalah program jahat yang dapat menyerang seluruh sistem dalam komputer (biasanya bersistemkan Windows OS). Virus komputer dapat menggandakan diri dan merusak seluruh sistem dalam komputer. Tentu ini sangat merugikan, bisa saja komputer akan terasa sangat lamban. Sementara itu, penyebaran virus komputer dapat melalui berbagai media. Diantaranya adalah internet (saat mendownload file atau dokumen) ataupun transfer data (dapat melalui flashdisk, kabel data dll), dan banyak lagi.

pengertian virus komputer,software komputer

Virus komputer dapat menyebar dan menginfeksi dalam sistem operasi secara cepat. Pun, meski virus komputer hanya menyerang program aplikasi perangkat lunak (software) komputer, secara tidak langsung bisa menyerang perangkat keras (hardware) komputer. Perangkat yang kerap mendapatkan imbas dari virus komputer adalah prosesor, motherboard, harddisk, serta RAM. Apabila sudah terkena virus, kinerja komputer akan menurun drastis. Dengan begitu, aktivitas komputerisasi tentu akan sangat terganggu.

Seperti yang penulis utarakan tadi, jenis komputer yang kerap diserang adalah komputer Windows. Hampir seluruh versi dalam OS Windows berisiko tinggi terkena virus komputer. Baik itu OS Windows 95 atau bahkan Windows 7. Lalu bagaimana dengan Windows 8? Hingga saat ini masih belum sepenuhnya terbukti jika Windows 8 dapat diserang virus komputer. Kemudian untuk komputer berbasis OS Mac atau Linux, tampaknya tidaklah terlalu berisiko dengan serangan virus komputer (a.k.a aman).

Dampak negatif dari virus komputer sangat beragam. Namun yang paling sering terjadi adalah melambatnya kinerja komputer. Biasanya, hal itu disebabkan karena virus komputer dapat menggandakan diri dan menyebar secara cepat. Setelahnya, program komputer akan mengalami sedikit gangguan seperti adanya file-file sampah (spam). File-file sampah tersebut berkembang di perangkat hard disk dan lama-kelamaan jika dibiarkan maka akan berakibat fatal, seperti kerusakan hard disk atau bahkan merambat ke perangkat keras lain.

Cara Mengatasi Virus Komputer

Secara sederhana, cara mengatasi serangan virus komputer sangatlah mudah. Anda tinggal memasang program antivirus yang sudah dipercaya dapat mengatasi serangan virus komputer. Rekomendasi antivirus yang dapat Anda pakai adalah Avast, Smadav, dan Avira. Setelah memasang antivirus, Anda juga dapat men-scan flashdisk ketika dihubungkan dengan komputer. Kemudian solusi yang paling aman adalah dengan menggunakan sistem operasi Linux.

Itulah ulasan singkat tentang pengertian dan cara mengatasi virus komputer. Anda dapat menyimak artikel menarik lain seperti sejarah perkembangan komputer. terimakasih telah membaca, semoga bermanfaat.

Lanjutan Tutorial Instal Windows 8.1 (selesai)

Tulisan ini adalah sambungan dari postingan sebelumnya. Sedikit ringkasan untuk mendapatkan windows 8.1 terdapat dua cara yaitu :
1. Beli dan menginstal paket Windows 8.1 (baik secara online atau dari outlet ritel lokal favorit Anda).
2. Setelah Anda telah menginstal Windows 8, upgrade lagi dari Windows 8 ke Windows 8.1 (download upgrade dari Windows Store).


Berikut adalah langkah lanjutan cara instal windows terbaru yang merupakan bagian dari cara pertama.

Langkah 5 : Jalankan installer
Boot PC dengan meletakkan DVD installer original ke media drive, restart pc untuk setting BIOS dengan menekan tombol F2 atau sesuai pc anda


a. Pilih bahasa english US


b. Klik install now


c. Pilih tipe OS yang akan diinstal


d. Centang pada "I Accept the license terms" lalu klik Next


e. Pada bagian ini terdapat dua opsi "Upgrade" atau "Custom". Pilih upgrade apabila ingin memperbarui sistem operasi yang sudah ada. Sedangkan bila memilih Custom, maka Anda akan menginstal sistem operasi dari awal. Karena tujuan kita adalah menginstal windows 8.1, maka pilih saja "Custom"


f. Masuk pada bagian partisi. Di sini adalah bagian terpenting, aturlah susunan dan kapasitas partisi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda. Pada gambar, terlihat hanya menggunakan satu partisi. Setelah menentukan kapasitas partisi dan menentukan partisi mana yang akan diinstall windows, klik Next


g. Selanjutnya akan memulai proses installasi. Lama proses ini tergantung pada spesifikasi dan kondisi hardware pendukung PC atau laptop Anda.


h. Kalau semua proses telah selesai, maka PC akan melakukan restart otomatis dalam waktu 10 detik. Klik Restart now jika tidak ingin menunggu.


i. Proses Restart tersebut termasuk di dalamnya persiapan device yang terpasang pada PC


j. Selanjutnya masukan nama komputer yang diinginkan, serta memilih warna dasar untuk windows. Lalu klik Next



k. Pada tahap ini ada dua metode yang diberikan "Use express setting" dan "Customize"
Use express setting : Berarti menggunakan pengaturan default yang diberikan oleh microsoft
Customize : pengguna akan menentukan sendiri pengaturannya.
Untuk pemula pilih saja Use express setting



l. Selanjutnya Anda mesti memasukan Username dan Password. Kemudian klik Finish
Tunggu beberapa saat sampa proses finishing ini selesai


m. Setelah berhasil, Anda akan langsung diarahkan ke tampilan start screen windows 8.1.

Tutorial Instal Windows 8.1

Demkian tutorial instal windows 8.1 semoga tidak terdapat kesulitan menjalankannya dan dapat membantu pekerjaan anda. Jangan lupa share artikel ini kepada jejaring pertemanan anda, terimakasih telah berkunjung.

Baca juga cara kedua uraian di atas mengenai upgrade ke windows 8.1 secara offline maupun online.


5 Tips Instal Komputer Baru

Pada postingan terdahulu kita membahas tentang cara merakit komputer, selanjutnya adalah menguraikan tahapan detil penginstalan sistem operasi sebagai aplikasi induk penggunaan komputer namun sebelum itu kita ikuti beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam proses pemasangan sistem operasi.

Tips-tips ketika akan menginstal komputer sendiri

1. Cek spesifikasi hardware dan peripheral
Khusus komputer rakitan pastikan komponennya sudah dibangun dengan benar, lengkap, dan memenuhi persyaratan minimal untuk menginstal sistem operasi tertentu perangkat keras pendukung seperti kartu jaringan, printer, scanner, dan sebagainya telah terpasang di komputer sebelum memulai instalasi. Tujuannya agar nanti sistem operasi dapat otomatis mendeteksi perangkat-perangkat komputer sedangkan  pc/laptop bermerek tentu telah siap dalam spesifikasi lengkap sesuai standar pabrikan 

2. Instalasi baru dan instal ulang
Proses instal akan lebih mudah dan cepat jika dilakukan pada komputer baru yang belum memiliki sistem operasi dibanding dengan komputer yang sebelumnya telah terinstal sistem operasi bersama program aplikasi dan data-datanya. Jika yang akan Anda lakukan adalah instal ulang -karena sistem operasi sebelumnya bermasalah atau ingin berganti sistem operasi lain- maka jangan lupa melakukan back up  data-data file dokumen, gambar, foto, film, dan sebagainya dalam keping CD, flash disk atau pastikan berada di partisi yang berbeda (selain drive C) pada harddisk 

3. Tentukan sistem operasi yang akan diinstal ke komputer
Tips Instal Komputer BaruTerdapat beragam pilihan sistem operasi yaitu : Windows, Mac OS dan Linux. Jika ingin menginstal Windows, belilah CD/DVD original dari Windows, termasuk mencatat nomor seri yang harus diisikan saat proses install komputer berjalan. Pertimbangkan menggunakan sistem operasi Ubuntu yang bersifat gratis dan lengkap dengan program aplikasi pendukungnya. Apabila komputer Anda tidak memiliki drive CD/DVD (misalnya netbook biasanya tidak memiliki piranti ini), maka pertimbangkan membeli/meminjam drive CD/DVD eksternal atau menggunakan flashdisk sebagai sumber instalasinya. 

4. Persiapkan aplikasi firmware atau driver terbaru
Sewaktu selesai menginstal komputer, kemungkinan tampilan layar  belum optimal, suara tidak terdengar, printer belum bisa dipakai, dan sebagainya. Oleh karena itu kita akan memerlukan CD/DVD disket driver untuk menginstal driver VGA, sound card, LAN, printer, serta piranti tambahan lainnya. Kalau belum punya, anda bisa mendownloadnya di situs internet produsen hardware terkait atau mencari dari sumber lain dari berbagai blog menggunakan mesin pencari.

5. Sediakan aplikasi komputer standar dan program lain sesuai kebutuhan serta uninstal software yang tidak diperlukan
Selain sistem operasi, aktivitas komputer membutuhkan program office, desain grafis, antivirus, aplikasi bantu untuk akses internet, game favorit, dan tool perawatan sistem komputer. Jika Anda menggunakan OS Ubuntu Linux, kemungkinan semua sudah tersedia dan Anda bisa melewatkan tahapan ini. Seiring waktu, Anda mungkin juga ingin memasang font, mengupdate flash player, PDF reader, sampai  tool pengembangan seperti XAMPP untuk merancang website. Pastikan melakukan remove instalasi (uninstall) program-program yang telah dipasang sebelumnya. Kemungkinan, beberapa software yang pernah Anda instal atau tanpa sengaja ikut terinstal ternyata tidak butuhkan atau bahkan tidak pernah dipakai. Hal ini selain akan memperbesar ruang kosong harddisk juga dapat mempercepat kinerja komputer. 

Baca juga lanjutan artikel ini mengenai petunjuk cara menginstal sistem operasi secara rinci beserta gambar.

Cara Merawat Baterai Laptop

Cara merawat baterai laptop yang baik dan benar perlu Anda perhatikan apabila ingin performa laptop Anda tetap terjaga. Sebab, kerapkali kinerja laptop menurun karena baterai tidak terawat dengan baik. Dari sini dapat kita ambil kesimpulan bahwa baterai laptop sangat berpengaruh. Untuk itu, Anda harus berhati-hati dalam menggunakan laptop sembari melakukan perawatan sesuai prosedur. Hal ini dilakukan agar Anda tetap dapat menjalankan laptop kesayangan sebagaimana mestinya.

Dalam tulisan sederhana ini, penulis bakal memberikan sedikit gambar tentang bagaimana cara mudah merawat baterai laptop. Sediakan catatan kecil dan tulislah setiap petunjuk penting dalam ulasan dari penulis nantinya. Berikut adalah tips merawat baterai laptop agar tetap awet dan tahan lama. Baca juga laptop game terbaik dunia 2014.

Merawat Baterai Laptop Agar Awet

Sebelum melakukan perawatan, sebaiknya Anda memastikan terlebih dulu kondisi fisik dari baterai laptop. Selain itu, Anda juga harus melakukan perawat secara rutin setiap kali menggunakan laptop. Hal ini ditujukan agar laptop Anda tetap maksimal ketika dalam pengoperasian. Berikut ulasan cara merawat baterai laptop:

cara merawat baterai laptop
Image source: Google Images

  • Gunakan laptop sewajarnya. Artinya, jangan menggunakan laptop dalam waktu yang lama alias berjam-jam. Ini akan membuat performa baterai laptop seakan dipaksakan untuk terus menyuplai daya sehingga berisiko rusak.
  • Pakailah cooling pad. Ya, cooling pad sangat berguna untuk menstabilkan suhu di laptop Anda. Seringkali kerusakan baterai laptop terjadi hanya karena suhu terlalu panas. Oleh sebab itu usahakan untuk selalu menggunakan cooling pad ketika mengoperasikan laptop Anda. Dengan begitu, kondisi baterai laptop akan aman.
  • Dalam mengoperasikan laptop, hindari baterai kosong 0%. Hal ini untuk mengurangi risiko kerusakan akibat limit daya baterai.
  • Dalam pengisian daya baterai, segera cabut kabel jika sudah penuh. Tentu saja, ini agar tidak terjadia kelebihan daya sehingga mengakibatkan baterai cepat panas.
  • Hindari penggunaan laptop di atas bantal, kasur atau bahkan di atas karpet berbulu. Selain berakibat laptop cepat panas, baterai laptop pun juga akan terganggu kinerjanya. Sebab, debu akan masuk ke sela-sela perangkat laptop sehingga menyebabkan baterai laptop harus bekerja ekstra keras karena sistem terganggu oleh debu/kotoran tadi.

Itulah sedikit ulasan tentang cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama. Semoga petunjuk praktis kali ini bisa bermanfaat bagi Anda dan bisa menambah pengetahuan teknologi komputer dan informasi.

Penyebab dan Cara Mengatasi Komputer/Laptop Windows Lambat

Komputer dan laptop yang bersistemkan Windows OS cukup digemari oleh masyarakat dunia. Termasuk Indonesia, sistem operasi Windows ini begitu populer. Tercatat, telah ada 70% pengguna OS Windows dari seluruh pengguna komputer/laptop di seluruh dunia. Namun kepopuleran komputer Windows tak sejalan dengan performa di lapangan. Banyak pengguna yang mengeluhkan tentang lambatnya komputer OS Windows ketika penggunaan menyentuh hitungan tahun.

Lalu, apa yang sebenarnya menjadi penyebab komputer/laptop Windows kinerjanya menjadi lambat? Ada beberapa faktor, seperti misalnya terserang virus komputer, terlalu banyak aplikasi yang terinstal atau banyaknya aplikasi yang dijalankan secara bersamaan. Dalam tulisan ini, penulis bakal menunjukkan apa saja penyebab komputer menjadi lambat sekaligus bagaimana cara yang tepat untuk mempercepat kinerja komputer. Penasaran seperti apa langkah a.k.a step by step-nya? Berikut adalah penyebab dan cara mempercepat komputer Windows lemot. Baca juga cara memperbaiki flashdisk tidak bisa diformat.

Penyebab Komputer Lambat dan Solusinya

Komputer menjadi lambat tak sepenuhnya terjadi secara tiba-tiba. Tentu ada penyebabnya, entah itu karena kesalahan penggunaan atau kinerja komputer yang sudah menua. Berikut adalah ulasan lengkap penyebab komputer lambat dan bagaimana cara mengatasinya.

penyebab komputer lemot,cara mengatasi
Image source: Google Images

Banyak Aplikasi Berjalan Bersamaan
Tanpa kita sadari, ketika menghidupkan komputer, OS Windows akan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Dan, aplikasi tersebut tidak harus terbuka, tetapi berjalan secara otomatis. Istilah ini disebut Startup. Tentu, banyaknya aplikasi yang dijalankan oleh sistem operasi akan memberatkan server. Itu sangat berpengaruh terhadap kinerja komputer dan laptop Windows.

Cara mengatasinya, Anda dapat melakukan checklist untuk masing-masing aplikasi yang tidak Anda inginkan (untuk dijalankan secara otomatis). Pertama-tama, klik tombol “Start” di pojok kiri bawah desktop komputer Windows. Lalu, ketikkan “msconfig” (tanpa tanda petik) di search bar. Setelah itu akan muncul jendela baru dengan banyak tab. Pilih tab bernama “Startup” lalu checklist aplikasi yang tidak Anda inginkan (tidak terlalu penting).

File Temp. yang Terlalu Besar
File temporary adalah file yang berfungsi menyimpan data ketika kita searching di internet. Jadi, segala aktivitas Anda di internet baik itu upload, download atau browsing akan tersimpan data-datanya oleh file temporary ini. Apabila kapasitas file temporary sudah tidak terbendung (terlalu banyak), maka akan mempengaruhi kinerja komputer Anda sehingga bisa saja menjadi lemot.

Solusi yang tepat untuk mengatasi file temporary membengkak adalah dengan melakukan “Clean” atau pembersihan. Anda dapat menggunakan aplikasi Ccleaner yang bisa diperoleh dari http://www.piriform.com/ccleaner/download/standard. Cara menjalankan cukup mudah. Install Ccleaner, lalu buka aplikasinya. Kemudian klik tombol “Analyze”, tunggu hingga proses selesai. Setelah itu, klik tombol “Run Cleaner”. Selesai.

Spesifikasi Komputer Tidak Mumpuni
Ketika Anda membeli komputer atau laptop, disarankan untuk memeriska spesifikasi dari masing-masing komponen. Apabila tidak, maka yang terjadi adalah spesifikasi komputer Anda ternyata tidak bisa menampung aplikasi yang Anda instal di komputer. Dalam artian, spesifikasi komputer tidak dapat digunakan untuk menjalankan besarnya kapasitas software. Tentu, ini akan memperlambat kinerja komputer.

Cara mengatasinya, Anda ganti komponen yang bermasalah (tidak memenuhi kriteria). Anda bisa konsultasikan terlebih dahulu kepada teknisi. Atau, setiap kali akan menginstal aplikasi, perhatikan terlebih dulu aplikasi yang akan Anda install. Lihat “System Requirement” dari aplikasi tersebut lalu bandingkan dengan spek komputer Anda.

Demikian yang dapat penulis sampaik tentang penyebab komputer menjadi lemot dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.