Showing posts with label Ilmu Pengetahuan Alam. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Pengetahuan Alam. Show all posts

INILAH ALASAN MENGAPA NYAMUK YANG TERLIHAT TIDAK BERMANFAAT DICIPTAKAN TUHAN !

Visiuniversal----Siswa dan warga belajar sekalian, kita pasti pernah berpikir kenapa ya Tuhan menciptakan sesuatu yang kelihatannya tidak bermanfaat dan hanya mengganggu sifatnya?, seperti nyamuk misalnya, kita sering digigit nyamuk, rasanya sudah gatal juga menimbulkan bengkak dan bentol-bentol ditubuh kita. Jadi apasih gunanya nyamuk diciptakan Tuhan jika hanya jadi pengganggu manusia saja?. Nah mungkin ulasan berikut ini dapat menjadi tambahan ilmu dan bahan perenungan bagi kita tentang bagaimana Tuhan itu menciptakan sesuatu pasti ada maksud dan tujuannya untuk manusia, Artikel ini penulis dapatkan kiriman dari seorang teman, dari teman yang menyarankan pertemanan dst..pokoknya teman di FB lah.. tentang alasan mengapa nyamuk yang terlihat tidak bermanfaat itu diciptakan Tuhan untuk menemani hidup manusia dengan mesra..hihi!

Ini adalah foto Seekor nyamuk diletakkan di bawah mikroskop, diperbesar 400 kali!



Dari beberapa penelitian dan tampilan nyamuk yang di Zoom dan diperbesar dengan tampilan ala mikroskopik tersebut ada hal-hal mengejutkan yang kita temukan bahwa;
  • Ternyata di kepalanya terdapat 100 mata..
  • Berat nyamuk yg hanya 0,001 gram
  • Di mulutnya ada 48 gigi
  • Di dadanya ada 3 buah jantung!, ditiap jantung ada 2 atrium,2 bilik jantung ,dan 2 katup jantung
  • Nyamuk memiliki alat pendeteksi panas dan nyamuk melihat segala sesuatu dengan pendeteksi panasnya
  • Memiliki alat pencair darah karena darah manusia itu kasar bagi nyamuk agar bisa mengalir di belalai nyamuk,dia mengambil contoh darah dulu baru mulai menggigit dan menghisap darah manusia.
  • Nyamuk juga memiliki alat pembius sehingga orangg yg di ambil darahnya tidak merasa sakit saat proses pengambilan darah,beberapa detik kemudian barulah efek bius itu hilang. Dan...
  • Belalai nyamuk memiliki 6 buah pisau! 4 buah pisau untuk membuat luka berbentuk segi empat sedang 2 pisau membentuk lubang sesuai tabung penghisap darah
  • Di kaki nyamuk terdapat cakar dan terdapat alat seperti bekam sehingga dapat menempel di tempat yang licin.


Masya Allah semoga nyamuk yg kecil ini bisa menambah keimanan kita kpd Allah SWT, aamiin yaa Rabbal 'aalamiin

Firman Allah SWT ;

"SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK SEGAN MEMBUAT PERUMPAMAAN SEEKOR NYAMUK ATAU YANG LEBIH KECIL DARI ITU.

ADAPUN ORANG-ORANG YANG BERIMAN, MEREKA TAHU BAHWA ITU KEBENARAN DARI MAHAPENCIPTA.

TETAPI MEREKA YANG KAFIR BERKATA, "APA MAKSUD ALLAH DENGAN PERUMPAMAAN INI ? DENGAN PERUMPAMAAN ITU BANYAK ORANG YANG DIBIARKAN-NYA SESAT & DENGAN ITU BANYAK PULA ORANG YANG DIBERI-NYA PETUNJUK.

TETAPI TIDAK ADA YANG DIA SESATKAN DENGAN PERUMPAMAAN ITU SELAIN ORANG-ORANG FASIK". (Al Baqarah,26)

Masya Allah...

Benar-benar Allah tidak pernah mendzolimi mahluknya, di balik perlengkapan dan senjata nyamuk untuk menghisap darah manusia, Allah telah memberi obat bius untuk menjaga supaya manusia tidak merasa sakit karena Allah maha tahu bahwa manusia akan sulit sekali menghindar dari gigitan nyamuk itu. Dan bersama nyamuk telah dilengkapi suatu yang meringankan untuk menyelamatkan manusia itu sendiri. 

Demikian artikel singkat tentang alasan mengapa nyamuk yang terlihat tidak bermanfaat itu diciptakan Tuhan, semoga bermanfaat. Terimakasih.


Sumber Artikel: Kopas-kopasan Facebook dengan perubahan dan penambahan seperlunya!
Sumber Gambar : Google Taken!

MEMAHAMI PENGERTIAN FILSAFAT SEBAGAI ILMU YANG TERTUA

Immanuel Kant (1724-1804)
Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, kata filsafat berkaitan erat dengan segala sesuatu yang bisa difikirkan oleh manusia, bahkan dapat dikatakan tidak akan pernah habisnya, karena dari padanya mengandung dua kemungkinan yaitu proses berfikir dan hasil berfikir. Filsafat dalam artian pertama adalah jalan yang ditempuh untuk memecahkan masalah, sedangkan pada pengertian yang kedua adalah kesimpulan atau hasil yang diperoleh dari pemecahan atau pembahasan masalah. Dan mansusia dalam hidup dan kehidupannya sehari-hari tidak pernah sepi dan terus melekat dengan masalah, baik sebagai individu dalam keluarga, masyarakat dan negara maupun dalam masalah ekonomi, politik, sosial, pendidikan dan sebagainya. Disamping juga filsafat mempunyai konotasi dengan segala hal bersifat teoris, rumit, transendental, abstrak dan lain sebagainya.

Sekarang pertanyaan pokok yang harus kita cari jawabannnya adalah "apakah filsafat itu?". Tentu kita sering mendengar bahkan menggunakan kata filsafat. Perlu kita ketahui bahwa telah banyak para ahli filsafat yang memberikan pengertian dan definisi tentang filsafat. Akan tetapi, terdapat keragaman dalam memberikan pengertian dan merumuskan definisi tersebut. Hal ini terjadi karena masing-masing ahli filsafat atau filsuf pada waktu itu mempunyai konsep yang berbeda-beda dengan filsuf yang lain dan memiliki dasar pemikiran dan pandangan yang berbeda pula. Anda perlu memahami perbedaan tersebut dengan seksama untuk memperoleh wawasan pengetahuan yang luas dan mendalam. 

Hakikat filsafat adalah menggunakan ratio (berfikir). Tapi tidak semua proses berfikir disebut filsafat. Dan manusia yang dapat berfikir, dapat diketahui dalam kehidupan sehari-hari. Dan jika pemikiran manusia tadi dapat dipelajari maka ada 4 (empat) golongan pemikiran yaitu:
  1. Pemikiran pseudo ilmiah
  2. Pemikiran awam
  3. Pemikiran ilmiah
  4. Pemikiran filosofis 
Pemikiran Pemikiran pseudo ilmiah bertumpu pada aspek kepercayaan dan kebudayaan mitos, dan bekas-bekasnya dapat kita jumpai dalam astrologi atau kepercayaan terhadap buku primbon. Kalau pemikiran  awam adalah pemikiran orang-orang dewasa yang menggunakan akal sehat, karena bagi orang awam untuk memecahkan kesulitan dalam kehidupan cukup dengan menggunakan akal sehat tanpa melakukan penelitian lazim terlebih dahulu. Selanjutnya pemikira ilmiah sebagaimana lazimnya menggunakan metode-metode dengan penggunaan hipotesis untuk menguji kebenaran konsep teori atau pemikiran dalam dunia empiris yang tidak pernah selesai dalam proses keilmuan. Sedangkan Pemikiran filosofis, adalah kegiatan berfikir reflekstif meliputi kegiatan analisis, pemahaman, deskripsi, penelitian, penafsiran dan perekaan, yang bertujuan untuk memperoleh kejelasan, kecerahan, keterangan pembenaran, pengertian, dan penyatu paduan tentang obyek.

Dan filsafat juga merupakan ilmu yang tertua yang menjadi induk ilmu pengetahuan yang lain. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh John S. Brubacher sebagai berikut:
"Philosophy was,  as its etymology  from the Greek words Pilots and Sopia suggests, love of wisdom or learning. More over it was love of learning in general; it subsimed under one heading what to day we call science as well as that er now call philopsophy. It is for the reason that philosophy is often referre to us the mother as well as the queen of the science."

Atau filsafat adalah berasal dari perkataan Yunani: Philos dan Sophia yang berarti cinta kebijakan atau belajar. Lebih dari itu dapat diartikan cinta belajar pada umumnya; dalam proses pertumbuhan ilmu hanya ada di dalam apa yang kita sebut sekarang dengan filsafat. Untuk alasan inilah maka sering dikatakan bahwa filsafat adalah induk atau ratu ilmu pengetahuan.

Dan bila diperhatikan maka arti sebenarnya dari filsafat tersebut mengandung cita-cita yang mulia yaitu orang belajar filsafat berusaha untuk memiliki mutiara-mutiara kebijaksanaan tersebut sebagai pedoman dan pegangan hidup, sehingga filsafat mengandung suatu yang ideal yang dalam bagi manusia. Dan filsafat dianggap sebagai induk ilmu pengetahuan, karena pada mulanya sebagian besar ilmu yang berkembang dewasa ini adalah berasal dari filsafat. Cabang-cabang ilmu tadi memisahkan diri dari filsafat, karena memiliki obyek yang berbeda dari filsafat. Filsafat menjawab semua persoalan tentang hidup dan kehidupan yang kesimpulannya bersifat hakiki. Ada filsafat manusia, filsafat ketuhanan, filsafat ekonomi, filsafat sosial, filsafat pengetahuan, filsafat pendidikan, dan lain-lain, sehingga dalam hal ini nampak filsafat berperan sebagai induk atauratu dari ilmu pengetahuan.
(visiuniversal.blogspot.co.id)
Dari beberapa pendapat dan pandanga beberapa ahli yang banyak tersebar diberbagai literatur, pengertian filsafat ditinjau dari segi arti bahasanya dapat disimpulkan bahwa filsafat adalah :
1. Pengetahuan tentang kebijaksanaan
2. Mencari kebenaran
3. Pengetahuan tentang dasar-dasar atau prinsip-prinsip.

Ketiga pengertian tadi tidaklah hanya diperlukan oleh seorang filosofit umum saja, tetapi juga dimiliki oleh setiap individu yang baik yang memiliki pimpinan pemikiran terutama kita yang harus bersikap bijaksana.

Dan jika filsafat ditinjau dari segi istilah menurut para ahli dapat dikemukakan antara lain: 
  1.  Apa yang disebut bijaksana menurut Plato (427-342 SM), seorang filosof Yunani terkenal (murid Socrates dan guru Aristoteles) dalam teori etika kenegaraanya menyebutkan empat budi, meliputi: penguasaan diri (perwira), keberanian, kebijaksanaan dan keadilan. Budi kebijaksanaan dimiliki oleh pemerintah atau filosof. tugas mereka ialah membuat undang-undang, mengawasi pelaksanaannya, memperdalam filosofi dan ilmu pengetahuan tentang ide kebaikannya. Membuat undang-undang dan mengawasi pelaksanaannya adalah menjadi tugas pemerintah dan atau filosof sekaligus menunjukan kelebihan mereka sebagai pihak yang mampu menatap dan menapak jauh ke depan dan berbuat serta bertindak dengan penuh perhitungan. Artinya bahwa kebijaksanaan itu berada dalam dua bidang yaitu berpikir dan berbuat. Kebijaksanaan berfikir itulah filsafat dan kebijaksanaan berbuat adalah bidangnya Tasawwuf. 
  2. Al Kindi (Abu Judsuf Ya'kub bin Isa Al Kindi, 796-374 M.), sebagai ahli pertama dalam filsafat Islam dan yang mengawali pengertian skolastik Islam di Irak dan kemudian memberikan pengertian filsafat di kalangan umat Islam dalam tiga lapangan: a) Ilmu Fisika (ilmu Thobi'iyyad) meliputi tingkatan alam nyata, terdiri dari benda-benda konkrit yang dapat ditangkap panca indera. b) Ilmu Matematika (ilmurriyadli), yang berhubungan dengan benda, tetapi mempunyai wujud tersendiri yang dapat dipastikan denan angka-angka (misalnya ilmu hitung, teknologi, astronomi, dan musik). c) Ilmu Ke Tuhanan (Ilmurrububiyyah), yang berhubungan dengan benda sama sekali yaitu soal ke Tuhanan-Tahuhid.
  3. Ibnu Sina (Abu Ali Al Hussein Ibnu Sina, 980-1037 M) seorang dokter, ahli kimia dan filosof Islam, membagi filsafat dalam dua bagian: teori dan praktik. Keduanya dihubungkan dengan agama. Dasarnya terdapat pada syari'at, penjelasan dan kelengkapannya diperlengkap dengan tenaga akal manusia. Tujuan filsafat praktek ialah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang. Sehingga ia mendapat bahagia di dunia dan di akhera, yang disebut ilmu akhlak. Fuilsafat juga mencakup undang-undang yaitu apa yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang dalam hubungannya dengan rumah tangga dan negara.
  4. Immanuel Kant. (1724-1804) yang sering dijuluki fakar raksasa di Barat, mengatakan bahwa: Filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya 4 persoalan yaitu : 
  • Apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika).
  • Apakah yang seharusnya kita ketahui dan kerjakan? (dijawab oleh etika).
  • Sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab ooeh agama). 
  • Apakah yang dinamakan manusia (dijawab oleh antropologi)
Dari beberapa uraian tentang pandangan para filosof tersebut tadi dapat dirumuskan bahwa filsafat ialah daya upaya manusia dengan akal budinya untuk memahami, mendalami dan menyelami secara radikal dan integritas serta sistematik mengenai keTuhanan, alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakekatnya sejauh yang dapat dicapai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu. 



    INILAH MANFAAT BUAH DELIMA MERAH ATAU RED POMEGRANATE

    Visiuniversal---Red Pomegranate atau yang kita kenal sebagai Buah Delima yang benama latinnya Punica Granatum, adalah buah yang luar biasa manfaatnya, bahkan oleh para peneliti kesehatan dan makanan dijuluki sebagau buah super "super fruit". Nama delima sendiri dari bahasa Prancis "Pomegranate". Delima diyakini berasal dari Iran yang kemudian dibawa ke Mesir pada tahun 1600 SM, dimana pada saat itu diakui sebagai sumber makanan penting, juga banyak digunakan sebagai obat. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan masyarakat mesir dalam bentuk lukisan Mesir dan makam. Delima juga dianggap sebagai simbol kesuburan dan kemakmuran dalam beberapa wilayah kebudayaan. Banyak yang telah mengakui buah delima memiliki banyak manfaat dan khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia.

    Menurut hasil penelitian dan uji laboratorium, buah delima khususnya yang berwarna merah mengandung asam ellagic; yang terdiri dari Granatin B dan Punicalagin), antioksidan, asam punicic, omega 5 asam lemak tak jenuh ganda yang sangat bermanfaat untuk regenarasi sel proliferasi. Selain itu juga delima merah merupakan sumber vitamin A, C dan E serta mineral seperti kalsium, fosfor, potasium, zat besi, asam folat, niasin, thiamin, roboflavin dan folat.


    Buah delima merah atau Red Pomegranate juga dianggap sebagai obat yang mujarab, dalam dunia pengobatan selama ribuat tahun bahan dari delima merah sangat berkhasiat karena delima sebagai tonik untuk menyembuhkan penyakit-penyakit kronis seperti magh dan diare. Senyawa yang terkandung dalam buah delima seperti asam gallic, dan flavonaid seperti quercetin yang menawarkan perlindungan dari diabetes, penyakit jantung, osteorthritis dan beberapa jenis kanker. Meminum segelas jus buah delima kita akan mendapatkan antoksidan seperti anthocyanin dan asam ellagic.  Berikut beberapa manfaat buah delima merah untuk kesehatan manusia.

    1. Menurunkan dan menjaga tekanan darah tinggi-hipertensi
    2. Menjaga kadar gula darah
    3. Menjaga kesehatan jantung
    4. Melindungi tubuh dari kanker
    5. Menetralkan lambung dan kesehatan perut
    6. Meningkatkan kesehatan pencernaaan
    7. Meninggkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh dari virus berbahanya
    8. Mempercepat regenerasi tulang rawan
    9. Mencegah anemia
    10.Bermanfaat untuk perawatan prenatal-ibu hamil
    11.Bermanfaat untuk menghambat penuan dini
    12.Meningkatkan kesehatan dan keindahan kulit
    13.Untuk masker wajah yang alami bercahaya
    14.Membantu menghilangkan bekas luka ringan
    15.Mencegah rambut rontok
    16.Mengatasi masalah neurolgis seperti penyakit Alzheimer
    17. Melarutkan batu ginjal
    18.Mengatasi empotensi dan disfungsi ereksi pada pria.
    19.Mengatis serak suara dan tenggorokan gatal.
    20. Membasmi cacing dan farasit lain
    21. Menghambat pertumbuhan typhoid.
    22. Menghambat dan Mengendalikan virus herpes simplek, dan virus Polio.

    Demikianlah tentang manfaat buah delima merah atau red pomegranate, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita tentang manfaat buah dan makanan yang baik untuk untuk kesehatan manusia, terimakasih.


    Baca juga cara dan teknik budidaya menanam buah delima merah disini!!

    MENGENAL SUSUNAN SARAF MANUSIA

    Visiuniversal--Warga belajar dan siswa sekalian, Susunan saraf kita manusia terdiri dari susunan saraf sadar dan susunan saraf tidak sadar atau saraf gaib atau saraf otonom. Susunan saraf sadar adalah yang mengatur semua kegiatan berdasarkan kemauan kita. Misalnya gerakan-gerakan tangan, gerakan-gerakan kaki, gerakan tubuh, membungkuk, dan sebagainya.

    Susunan saraf tak sadar adalah yang mengatur kegiatan organ-organ tubuh tanpa bergantung kepada kemauan kita (tidak disadari). Misalnya gerakan alat-alat dalam seperti usus, jantung, hati, ginjal dan sebagainya.

    Susunan saraf sadar, dibangun oleh saraf pusat dan susunan saraf tepi, susunan saraf pusat terdiri dari otak, sumsum penghubung (medulla oblongata) dan sumsum tulag belakang. Susunan saraf pusat bertugas menerima, mengolah, dan memberikan tanggapan atas impuls yang disampaikan urat saraf dari susunan saraf tepi. Urat saraf adalah gabungan beribu-ribu serabut saraf yang dibungkus oleh jaringan pengikat.

    Susunan saraf tepi, terdiri dari urat-urat saraf yang menuju keseluruh tubuh. Disebut saraf tepi karena saraf-sarafnya ke luar dari tepi otak dan dari tepi sepanjang sumsum tulang belakang.

    Mengenai susunan saraf selengkapnya, dapat anda lihat pada diagram berikut ini.


    Susunan saraf melakukan pengaturan kegiatan tubuh dengan cara mengirimkan impuls. Impuls-impuls saraf dibawa ke dan dari ke seluruh tubuh oleh serabut-serabut saraf  (akson dan dendrit)  Susunan saraf mempunyai 3 fungsi utama, yaitu :

    1. Menolong kita untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar kita. Hal ini dilakukan melalui alat-alat indera, yaitu mata, hidung, telinga, lidah dan kulit. Misalnya kalau kita mencium bau asap, kita tahu ada api di sekitar kita.
    2. Mengendalikan respon (tanggapan) kita terhadap keadaan sekitar. Kalau kita mencium bau asap, kita bereaksi dengan mencari asap api itu atau berlari menjauhinya.
    3. Mengendalikan kerja organ-organ tubuh, sehingga semuanya bekerja bersama pada saat yang tepat dengan kecepatan yang tepat, agar tubuh kita sehat.

    A. Susunan Saraf Sadar

    Seperti tampak dalam diagram,  susunan saraf sadar terdiri dari susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi. Susunan saraf pusat terdiri dari otak, sumsum penghubung dan sumsum tulang belakang. Sedangkan susunan saraf tepi, terdiri dari 12 pasang urat saraf otak yang keluar dari otak dan 31 pasang urat saraf sumsum tulang belakang yang keluar dari sumsum tulang belakang. Sedangkan susunan saraf tepi, terdiri dari 12 pasang urat saraf otak yang keluarg dari otak dan 31 pasang urat saraf sumsum tulang belakang yang keluar dari sumsum tulang belakang.

    1. Susunan Saraf Pusat

    Susunan saraf pusat terdiri dari otak, sumsum penghubung, dan sumsum tulang belakang. Otak terdiri dari otak besar dan otak kecil.

    a. Otak besar (cerebrum)
    Otak besar mempunyai dua belahan, yaitu kiri dan belahan kanan. Belahan sebelah kiri melayani tubuh bagian kanan dan belahan sebelah kanan melayani tubuh bagian kiri. Karena itu kalau otak sebelah kiri mendapatkan kerusakan, maka tubuh bagian kanan akan lumpuh atau sebaliknya.

    Otak besar dibungkus oleh selaput yang disebut meningens yang terdiri dari tiga lapisan, yaitu selaput keras, selaput jaring-jaring. dan selaput halus. Kerusakan pada meningens disebut meningitis.

    Antara selaput jaring-jaring dan selaput halus terdapat cairan limfe yang melindungi otak darah yang berhubungan langsung dengan permukaan otak yang belipat-lipa,. Permukaan otak yang berlipat-lipat dan berwarna kelabu ini berisi jutaan neuron sedangkan sebelah dalamnya yang berwarna putih dan sangat tebal berisi akson dan dendrit.

    Bagian otak kelabu, merupakan pusat dari kegiatan seperti pusat gerak, pembicaraan, pandangan, penglihatan. peraba, berfikir, kecerdasan, serta kehendak dan sebagai macam kegiatan lain.

    b. Otak kecil (cerebellum)
    Otak kecil terletak di sebelah bawah baian belakang dari otak besar. Otak kecil berfungsi mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan kerja otot anggota tubuh.

    Tahukah anda, mengapa para petinju dilarang memukul bagian belakang kepala lawannya? Bila seseorang terkena pukulan bagian belakang, maka orang tersebut akan tetap mempunyai kesadaran tetapi tidak mempunyai keseimbangan tubuh, karena itu sulit untuk berdiri tegak. Disamping tangan dan kakinya sulit diarahkan dengan benar.

    Belahan kiri dan kanan otak kecil dihubungkan oleh penghubung yang disebut jembatan varol. Seperti otak besar, otak kecil bagian luar juga berwarna kelabu dan sebelah dalamnya berwarna putih.

    c. Sumsum penghubung
    Sumsum penghubung menghubungkan, otak besar dengan sumsum tulang belakang. Sumsum penghubung, terletak tepat di bawah otak besar dan didepan otak kecil.

    Fungsi utama sumsum penghubung adalah mengatur kecepatan pernafasan, denyut jantung, tekanan darah dan suhu tubuh.

    Bagian dalam sumsum penghubung berisi neoron karena itu berwarna kelabu dan bagian luar berisi akson dan dendrit, karena itu berwarna putih. Jadi kebalikan dari otak.

    d. Sumsum Tulang Belakang (Medulla spinalis)
    Sumsum tulang belakang terletak memanjang di dalam rongga tulang belakang, mulai dari ruas-ruas tulang leher sampai ruas tulang pinggang yang kedua.

    Sumsum tulang belakang langsung menghubungkan dengan sumsum penghubung. Ia dilindungi dengan baik oleh tulang belakang.

    Pada sumsum tulang belakang terdapat pusat-pusat saraf yang mengatur gerak refleks tubuh. sumsum tulang belakang juga berfungsi mengantakan impuls saraf dari dan ke otak.

    Pada sumsum tulang belakang, bagian kelabu yang berisi badan sel saraf terletak di sebelah dalam, sedangkan bagian putih yang berisi kumpulan serabut terletak di sebelah luar.

    Sumsum tulang belakang mirip dengan sebuah kabel besar yang berisi kumpulan kawat-kawat telepon yang menghubungkan pusat dengan daerah-daerah di luarnya.

    Berita-berita yang berupa rangsang dari luar, disampaikan ke pusat dalam bentuk impuls melalui urat saraf sensorik, sedangkan perintah berupa tanggapan dari pusat ke luar disampaikan melalui urat saraf motorik.


    2. Susunan Saraf Tepi

    Susunan saraf tepi terdiri dari 12 pasang urat saraf yang keluar dari otak, dan 31 pasang urat saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang.





    Urat-urat saraf ini menghubungkan pusat susunan saraf dengna seluruh tubuh. Rangsangan atau impuls selalu ada di dalam urat-urat saraf. Pusat susunan saraf mengatur dan mengendalikan kegiatan tubuh melalui pesan berupa impuls saraf yang diterima, diolah dan dikirim ke seluruh tubuh.

    Setiap pasang urat saraf otak menghubungkan otak dengan alat-alat tubuh tertentu, seperti mata, telinga, hidung, dan yang lainnya. Saraf mata adalah salah satu urat saraf otak yang menghubungkan mata dengan pusat penglihatan.

    Urat saraf sumsum tulang belakang keluar dari celah-celah saluran tulang belakang dengan bagian tubuh seperti lengan, tungkai dan otot-otot tubuh.


    B. Susunan Saraf Tak Sadar
     
    Susuna saraf tak sadar terdiri dari susuna saraf simpatik dan susunan saraf prasimpatik.

    Susunan saraf simpatik terdiri dari 25 pasang simpul-simpul saraf yang disebut ganglion. Ganglion-ganlion ini sambung-menyambung di kiri dan kanan sebelah depan tulang belakang memanjang dari mulai ruas tulang leher yang paling bawah sampai pada tulang ekor. Dari ganglion-ganglion tersebut ke luar urat-urat safar ke paru, jantung, alat-alat pencernaan, ginjal, pembuluh darah dan sebagainya.

    Susunan saraf simpatik, berupa jaringan saraf yang berhubungan dengan ganglion yang tersebar di seluruh tubuh. Pada setiap alat tubuh yang diatur oleh saraf tak sadar, selalu mendapat kedua macam susunan saraf di atas, mereka bekerja sama (sinergis) atau bekerja berlawanan (antagonis). Contohnya rangsangan saraf simpatik pada jantung membuat jantung bekerja cepat, sedangkan rangsangan saraf parasimpatik memperlambat kerja jantung.


    C. Gangguan dan Pengaruh Susunan Saraf
     
    Gangguan  dapat ditimbulkan jika susunan saraf mengalami kerusakan, kerusakan cacar terjadi karena kecelakaan. Mulanya terjadi benturan pada kepala yang mengakibatkan geger otak atau kerusakan pada sumsum tulang belakang.

    Kerusakan pada pusat gerak dapat menimbulkan kelumpuhan. Kelumpuhan dapat terjadi karena penyakit Polio yang menyerang saraf pada tulang belakang.

    Alkohol selain merusak sel-sel hati juga berpengaruh buruk terhadap susunan saraf. Alkohol diserap darah dan ikut beredar ke seluruh tubuh kemudian sampai ke otak. Selain alkohol, nikotin yang terdapat dalam rokok atau kafein yang terdapat dalam kopi merupakan zat yang berpengaruh buruk terhadap susunan saraf.

    Alkohol, nikotin, dan kafein dan narkotika dapat menimbulkan ketergantungan pada tubuh. Sehingga orang sering pusing jika tidak minum kopi, mulut asam tidak bisa konsentrasi jika tidak merokok, atau kejang-kejang jika tidak mendapatkan narkotika.

    Rangkuman;

    Pengaturan dan pengendalian kegiatan tubuh pada manusia dan hewan dilakukan oleh dua sistem yang berbeda namun saling berkaitan, yaitu sistem saraf dan sistem endoktrin.

    Sistem saraf merupakan suatu sistem yang bereaksi cepat. Sela yang khusus yaitu neuron menghantarkan impuls elektronik dari suatu bagian tubuh ke bagian yang lain. Neuron atau sel saraf dibangun oleh badan sel, inti sel dan serabut-serabut saraf. Serabut saraf dibedakan menjadi dua macam yaitu dendrit dan akson. Dendrit merupakan serabut pendek yang meneruskan impuls menuju badan sel saraf. Sedangkan akson merupakan sebuah serabut  panjang yang menghantarkan impuls dari badan sel menuju dendrit neuron berikutnya.

    Refleks adalah pergerakan yang timbul secara tiba-tiba tanpa disadari dan tanpa dapat dicegah, yang merupakan tanggapan terhadap suatu rangsangan.

    Susunan saraf terdiri dari susunan saraf sadar dan tidak sadar. Susunan saraf sadar dibangun oleh susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi. Susunan saraf tak sadar terdiri atas susunan saraf simpatik dan parasimpatik. Susunan saraf simpatik dengan parasimpatik bisa bekerja sinergis atau antagonis.

    Referensi:

    Andrew, Wiliam A. et.al, Biological Science an Indtroduction Study. Prentice Hal Canada Inc. Ontario, 1980

    Andrew, Wiliam A. et.al, Discovering Biological Science. Prentice Hal Canada Inc. Ontario, 1983

    Arm, Karena and Pamela S. Camp. Biology a Journey into Life. Sunders College Publishing, Chicago, 1988.

    Audersirk, Gerald and Teresa Audisirk. Biologi Life an Earth. Mac Millan Publishing Companya, London, 1989.

    Baker, Jeffrey and Geraland E. Allen, The Study of Biology. Addison Wesley Publishing Company, Sydney, 1982

    Baret, James M. et.al. Biologi. Prentice Hall, Englewood Cliffs, 1986

    Campbell, Neil A. Biology. The Benyamin Inc. Sydney, 1987.

    Kimball, John. W., Biology. Addison Wesley Publishing Company. London. 1983

    McLaren, James E and Rotundo. Health Biologi. DC. Health and Company. Toronto. 1985

    Ward, Jack A and Howard R. Hetzel, Biology Today and Tomorrow. West Publishing Company, New York, 1984

    Wolfe, Stephen L and G. Taylor Miller Jr. Biology The Foundation. Wardsworty Publishing Company Inc. Caliponia, 1983.     

    MENGENAL SISTEM SARAF PADA MANUSIA

    Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian Salah satu hal yang membedakan antara makhluk  hidup dengan benda tak hidup, ialah kepekaan dalam menanggapi perubahan lingkungan. Makhluk hidup mampu beraksi secara aktif terhadap perubahan-perubahan tertentu di alam sekitar. Perubahan lingkungan ini berguna sebagai stimulus (rangsangan) yang memicu adanya respon (tanggapan). Respons ini biasanya dalam bentuk gerakan.


    Dari modul sebelumnya kita sudah mengetahui, gerak terjadi karena tubuh kita mempunyai rangka sebagai alat gerak pasif dan otot alat gerak aktif. Tetapi benarkah demikian?

    Kita ambil contoh orang mati, orang mati tidak dapat menggerakan anggota tubuhnya padahal orang mati masih mempunyai tulang (rangka) dan otot. Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan suatu gerakan dapat terjadi.

    Suatu gerakan dapat terlaksana dengan baik jika setiap sel suatu organisme bereaksi secara selaras terhadap stimulus yang datang. Misalnya dalam hal berjalan, serabut otot tertentu harus berkonsentrasi, sementara yang lainnya mengendur. Tubuh harus memberikan bahan bakar untuk otot, paru-paru harus menyediakan oksigen tambahan dan secara bersamaan mengambil karbondioksida yang jumlahnya meningkat, mata harus melihat jalan yang akan dilalui.

    Dengan perkataan lain, agar seluruh tubuh kita dapat melakukan gerakan yang selaras, maka sistem organ, jaringan dan sel memerlukan suatu bentuk komunikasi internal ini.

    Pada hewan dan manusia, sistem komunikasi internal ini dikendalikan oleh dua sistem berbeda namun saling berkaitan. Salah satu diantaranya adalah sistem saraf. Sistem saraf merupakan suatu sistem yang beraksi amat cepat. Sel yang khusus yaitu neuron menghantarkan impuls dari suatu bagian tubuh ke bagian yang lainnya. Impuls ini melaksanakan komunikasi antar bagian dengan cepat dan terlokalisasi. Sistem saraf akan menjadi fokus kajian kita dalam kegiatan ini.

    Sistem komunikasi yang kedua adalah sistem endoktrin. Sistem endoktrin akan melepaskan hormon dalam mekanisme aksinya. Sistem komunikasi yang kedua akan menjadi fokus kajian pada kegiatan berikutnya.

    Tumbuhan berbeda dengan hewan karena tidak mempunyai sistem saraf, karena itu respon yang cdpat dalam dunia tumbuhan tertentu seperti sikejut.

    Struktur dan fungsi sel saraf

    Urat saraf merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel saraf yang sama bentuk dan fungsinya, seperti halnya jaringan tulang, jaringan otot dan jaringan yang lainnya.

    Sel saraf disebut neuron dan terdiri dari badan sel, inti sel, dan serabut-serabut saraf. Inti terletak pada bagian sel. Serabut saraf dibedakan menjadi 2 macam yaitu dendrit dan akson (neurit).


    Dendrit merupakan serabut pendek yang meneruskan impuls menuju badan sel saraf. Seandainya nerit mempunyai serabut panjang yang menghantarkan impuls dari badan sel menuju dendrit dari neuron berikutnya.

    Nerit mengandung benang-benang halus yang disebut nerofibril. Nerit dengan nerofibril ini seperti sebuah kabel listrik yang fungsinya menghantarkan gelombang arus listrik.

    Bila ada rangsang menyentuh ujung dendrit, maka terjadilah gelombang arus yang menjalar sampai ke ujung nerit. Gelombang arus listrik inilah yang disebut impuls. Jadi bukan rangsangannya yang menjalar tetapi impulsnya.

    Serabut saraf terdiri atas neuron yang sambung-menyambung. Ujung nerit dari nouron yang satu bertemu dengan ujung dendrit dari neuron berikutnya untuk menyebarangkan impuls. Tempat bertemunya ujung nerit dengan ujung dendrit disebut sinapsis. Serabut saraf ada yang panjangnya mencapai 1 m, misalnya sebabut yang terentang dari sumsum tulang belakang sampai ke jari kaki.

    Berdasarkan fungsinya sel saraf dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
    1. Saraf sensorik (sense = indera) yang membawa impuls dari panca indra dan meneruskannya ke sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).
    2. Saraf penghubung, yang menghubungkan saraf sensorik, dengan saraf motorik atau sel saraf yang satu dengan saraf yang lain. Saraf penghubung umumnya terdapat pada sumsum tulang belakang dan otak.
    3. Saraf motorik (motor = penggerak), yang meneruskan impuls dari otak dan sumsum tulang belakang ke otot atau kelenjar-kelenjar. Sel saraf motorik disebut saraf penggerak.

    Bila alat indera menerima rangsang, misalnya berupa cahaya panas, bunyi, atau rabaan, maka alat indera akan mengirimkan impuls saraf, Impuls ini dibawa oleh saraf sesorik ke otak dan sumsum tulang belakang. Di dalam otak dan sumsum tulang belakang impuls diolah. Kemudian diteruskan oleh sel saraf penghubung ke saraf motorik. Selanjutnya saraf motorik membawa impuls itu ke otot dan kelenjar. Otot dan kelenjar lalu memberikan reaksi terhadap rangsang tersebut.

    Gerak Refleks

    Mungkin anda pernah merasakan, pada saat sedang berjalan tiba-tiba ada duri yang terinjak. Apa yang terjadi selanjutnya? Secara sepontan kita akan menarik kaku buka. Demikian pula kalau kita menyentuh api atau arus listrik. Maka anggota tubuh kita akan memberikan reaksi yang spontan. Peristiwa ini merupakan contoh gerak refleks.

    Refleks adalah gerakan yang timbul secara tiba-tiba, tanpa disadari dan tanpa dapat dicegah, yang merupakan tanggapan terhadap suatu rangsang yang datang tiba-tiba. Bedanya dengan gerak biasa, kalau gerakan biasa terjadi setelah impuls sampai di otak dan otak memberi perintah melalui saraf motorik. Jadi gerakannya dapat disadari sebelumnya.

    Gerakan refleks terjadi tanpa disadari lebih dulu. Setelah gerakan terjadi, baru kita menyadari apa yang terjadi, karena impuls telah sampai ke otak dan otak menterjemahkannya.

    Gerak biasa   : Menyadari dulu baru ada gerakan
    Gerak refleks : terjadi gerakan dulu baru menyadari

    Dalam bentuk skema, kedua gerakan tersebut dapat diikhtisarkan sebagai berikut :

    Gerak biasa   :  rangsang -- Saraf sensorik -- otak dan sumsum tulang belakang (impuls diolah) -- saraf penghubung -- saraf motorik -- gerak.
    Gerak reflek  :  Rangsang --saraf sensorik -- sumsum  tulang belakang (tanpa diolah dulu) -- saraf penghubung -- saraf motorik -- gerak.

    Kegunaan utama dari gerak refleks, adalah untuk menyeleamatkan tubuh dari kerusakan yang sangat fatal. Gerak, refleks dapat pula terjadi sangat kompleks, dimana beberapa urat saraf sekaligus mendapat perintah sehingga terjadi reaksi yang beragam.

    Contohnya, apabila kita secara tiba-tiba melihat bola melayang ke arah kita, bukan saja kita menangkis bola yang datang dengan tangan tetapi juga menggeser posisi tubuh bahkan melangkahkan kaku untuk lari jauh.

    Sebagai latihan, coba kalian lakukan kegiatan berikut :
    1. Suruh teman anda duduk dengan posisi kaki menggantung
    2. Tutup matanya supaya tidak dapat melihat
    3. Ketoklah salah satu tempurung dengan menggunakan benda keras dan  licin supaya tidak menyebabkan luka

    Selanjutnya silakan para warga belajar dan siswa baca tentang Susunan Saraf berikut ini di sini !!
     

    MENGENAL ALGA, LUMUT, DAN PAKU-PAKUAN

    Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, dalam pembahasan materi IPA kali ini kita akan mempelajari mengenai alga, lumut dan paku-pakuan, Perlu kalian ketahui Di seluruh dunia ada kurang lebih 350 ribu spesies tumbuhan yang hidup di dunia. Hampir semua jenis tumbuhan tersebut memiliki ciri khas sendiri sendiri. Ciri ciri tersebut yang akan membedakan bentuk tumbuhan yang satu dengan tumbuhan yang lainnya. Termasuk tumbuhan paku dan juga tumbuhan lumut, tumbuhan paku dan juga tumbuhan lumut memiliki ciri khas atau ciri khusus yang terdapat pada tumbuhan tersebut untuk membedakan tumbuhan itu dengan tumbuhan yang lainnya, seperti berikut ini:

    A. ALGA/GANGGANG

    Alga-Ganggang

    Alga atau merupakan tumbuhan talus (thallophyta) yang memiliki pigmen klorofil sehingga berfotosintesis dan bersifat autotrof, bnetuk tubuh ada yang bersel satu dan ada yang bersel banyak, hidup sendiri-sendiri atau berkoloni, selnya bersifat eukariotik, habitat laut, air tawar, dan tanah yang lembab.

    Alga atau ganggang dibagi menjadi empat kelas yaitu:

    1. Alga Hijau (Chlorophyta)
    2. Alga Keemasan (Chrysophyta)
    3. Alga Perang (Phaeophyta)
    4. Alga Merah (Rhodophyta).

    Berikut penjelasan masing-masing jenis alga tersebut :

    1. Alga Hijau (Chlorophyta)

    Mengandung kloroplas (plastisida berpigmen hijau) dengan butiran pirenoid tengahnya. Bentuk kloroplas menunjukan ciri genus. Butiran-butiran berfungsi dalam fotosintesis untuk menghasilkan amilum, tubuh bersel satu, berkoloni, bersel banyak membentuk benang dan berbentuk lembaran. Berkembang biak secara vegetatif dengan membentuk zoospora dan secara generatif dengan konyugasi.
    Contoh:
    a. Spirogyra, alga hijau berbentuk benang memiliki kloroplas terpilin seperti sepiral.
    b. Chorella, alga hijau bersel satu serupa bola-bola kecil dengan kloroplas berbentuk mangkok.
    c. Ulva, alga ini terkenal dengan nama selada laut karena berbentuk lembaran seperti selada bokor.

    2. Alga Keemasan (Chrysophyta)

    Memiliki pigmen kuning-keemasan (chrysos) tidak memiliki pirenoid dan kloroplasnya kecil-kecil, beberapa jenis memiliki dinding sel dari silikat pektin. Zat makanan cadangan utamanya adalah minyak/lemak laminarin dan sedikit pati.
    Contoh:
    a. Navicula sp, dinding sel terdiri dari senyawa kersik, bentuk tubuhnya seperti kotak (hipotekaepitek)
    b. Voucheria sesilis, merupakan contoh dari alga kuning dengan thallus berupa buluh tak bersekat.

    3. Alga Perang (Phaeophyta)

    Memiliki pigmen coklat dan mengandung minyak laminarin dan asam alginat.
    Contoh:
    a. Turbinaria, memiliki filoid (daun) serupa turbin/corong   
    b. Sargasum, memiliki filod (daun) serupa tumbuhan tinggkat tinggi.
    c. Padina, memiliki filoid (daun) serupa jamur/telinga
    d. Fucus vesiculostis, filoid seperti tumbuhan tinggi.

    4. Alga Merah (Rhodophyta)

    Umumnya memiliki pigmen merah dan mengandung zat makanan bahan agar-agar (floridean), zat kapur (corallina) dan zat pektin (chodrus gigartina).
    Contoh:
    a. Euchema siponisum, warna kemerahan
    b. Gelidium sp, warna kehijauan
    c. Gracilaria sp, warna kecoklatan
    d. Chondrus crispus, warna kemerahan


    B. LUMUT (BRYOPHYTA)

    Lumut
    Ciri umum:
    1. Daun belum memiliki pertulangan atau urat daun
    2. Belum memiliki akar sejati, hanya rhizoid sebagai alat penghisap makanan.
    3. Batangnya belum memiliki berkas pembuluh angkut
    4. Berkembang biak dengan sepora yang dibentuk di dalam sporogonium
    5. Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).

    Tumbuhan lumut (Bryophyta) dibagi menjadi dua kelas, yaitu:

    a. Kelas Hepaticeae (lumut hati)
    Ciri khas:
    1. Bemntuk tubuh pipih
    2. Arah tumbuh tidak tegak (umumnya mendarat)
    3. Umumnya tidak berdaun
    4. Sporofit tersembunyi.

    Beberapa ordo dari hepaticae:
    1. Ordo Jungermanjales, contoh: Jungermania sp
    2. Ordo Marchantiales, contoh Marchatia sp
    3. Ordo Anthocerotales, contoh Anthoceros sp

    b. Kelas Musci (lumut daun)

    Ciri khas:
    1. Bentuk tubuh dan arah tumbuh tegak
    2. Berdaun serupa sisik yang rapat
    3. Sporophyt.

    Beberapa ordo dari musci:
    1. Ordo Polytrichales, contoh Polytrichum sp
    2. Ordo Bryales, contoh Mnium sp
    3. Ordo Hypnobryales, contoh Mniodendron sp


    C. PAKU (PTERIDHOPYTA)


     
    a. Ciri umum :
     
    1. Batang bercabang dan ada yang berkayu.
    2. Daunnya sudah memiliki urat-urat daun tetapi ada yang tidak berdaun atau daunnya berupa sisik
    3. Rhozoidnya sudah berkembang ke bentuk akar
    4. Sudah memiliki berkas pembuluh akut (xilem dan floem)
    5. Berkembang biak dengan spora. Spora dibentuk di dalam sprangium
    6. Mengalami pergiliran keturunan (matagenesis). Fase sporofit dapat dilihat, sedangkan pada fase gametofit tidak terlihat karena kecil.

    b. Berdasarkan jenis sporanya, tumbuhan paku terdiri atas:

    1. Paku homospor/isospor
    - Spora yang dihasilkan sama ukuran dan sejenis
    - Prothalium menghasilkan anteridia dan archegonia
    - Contoh Lycopodium sp dan Nephrolepis.

    2. Paku Heterospor
    - Sepora yang dihasilkan berbeda ukuran, masing-masing ukuran berbeda jenis
    - Makrospora tumbuh menjadi prothalium yang menghasilkan archegonia
    - Mikrospora tumbuh menjadi prothalium yang menghasilkan antheridia
    - Contoh Salvinia, Marsilea, dan Selaginella.

    3. Paku Peralihan/campuran
    - Sepora yang dihasilkan berukuran sama dan bentuknya sama tetapi jenisnya berbeda
    - Protalium hanya menghasilkan antheridia atau archegonia saja
    - Contoh Equisetum debile

    c. Klasifikasi tumbuhan paku;

    Tumbuhan paku dibagi menjadi empat:
    1. Kelas Psilotinae (paku telanjang)
    Ciri-cirinya mempunyai daun, sporangium dibentuk di ketiak buku.
    Contohnya Psilotum sp.

    2. Kelas Equsetiinae (paku ekor kuda)
    Daunnya berdaun berupa sisik dan susunannya berkarang, batang berongga, berbuku-buku atau beruas-ruas, sporangium dibentuk di dalam strobilius yang membentuk seperti seekor kuda.
    Cotohnya Equisetum sp.

    3.  Kelas Lycopodiinae (paku kawat)
    Ciri-cirinya berdaun serupa sisik atau rambut dan batangnya seperti kawat, sporangium tersusun dalam strobilus, dibentuk diujung cabang.
    Contohnya Lycopodium sp.

    Demikian tentang mengenal Alga, lumut dan paku-pakuan semoga bermanfaat sebagai bahan belajar dan menambah khasanah ilmu pengetahuan bagi kita semua. Terimakasih.   

    PENGERTIAN DAN CABANG-CABANG BIOLOGI

    Visiuniversal--para siswa dan warga belajar sekalian, sebagai dasar dalam kita mempelajari ilmu Biologi maka terlebih dahulu kita harus memahami apa pengertian dan cabang-cabang Bilogi tersebut :

    1. Pengertian Biologi:
    Kata biologi berasal dari bahasa Yunani yang katanya yaitu : bios yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu atau belajar tentang. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sesuatu yang hidup serta masalah-masalah yang menyangkut hidupnya.

    Biologi mempelajari semua makhluk hidup, tidak saja tumbuhan atau hewan yang hidup di bumi sekarang ini, tetapi juga tumbuhan dan hewan yang telah hidup pada masal lampau.

    Biologi adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya. Ilmu biologi modern sangat luas, dan eklektik, serta terdiri dari berbagai macam cabang, dan subdisiplin. Namun, meskipun lingkupnya luas, terdapat beberapa konsep umum yang mengatur semua penelitian, sehingga menyatukannya dalam satu bidang. Biologi umumnya mengakui sel sebagai satuan dasar kehidupan, gen sebagai satuan dasar pewarisan, dan evolusi sebagai mekanisme yang mendorong terciptanya spesies baru. Selain itu, organisme diyakini bertahan dengan mengonsumsi, dan mengubah energi serta dengan meregulasi keadaan dalamnya agar tetap stabil, dan vital. (wikipedia.org)

    2. Cabang-cabang Biologi
    Seperti yang telah kita kethaui bahwa pengertian biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup atau organisme, maka berdasarkan jenis organisme yang dipelajari, secara umum biologi dapat dibagi menjadi :

    a. Botani:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang bentuk dan susunan organ-organ tubuh suatu organisme

    b. Anatasi:
    Adalah cabang biologi yang khusus memperlajari tentang semua segi yang berhubungan dengan operasi atau pembedahan.

    c. Bakteriologi :
    adalah cabang bilogi yang khusus mempelajari tentang bakteri

    d. Ekologi :
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya (interaksi faktor biotik dan faktor abiotik)

    e. Embriologi :
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang perkembangan emrio, mulai zigot sampai menjadi dewasa.

    f. Entomolig:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang semua segi kehidupan serangga

    g. Evolusi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang proses perubahan struktur tubuh pada makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang cukup lama sehingga terbentuk species baru.

    h. Fisiologi:
    adalah cabang bilogi yang khusus mempelajari tentang fungsi (faal) alat-alat tubuh organisme.

    i. Genetika:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang pola pewarisan atau cara-cara penurunan sifat menurun pada makhluk hidup

    j. Histologi:
    adalah adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang jaringan dan saraf

    k. Mikrobilogi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang organisme yang berukuran mikroskopis (mikro organisme)

    l. Mikologi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang jamur

    m. Morfologi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang bentuk dan susunan luar suatu organisme

    n. Paleontologi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang kehidupan hewan atau tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil

    o. Patologi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang penyakit yang pengaruhnya terhadap kehidupan organisme

    p. Parasitologi:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang organisme-organisme yang dapat menimbulkan penyakit

    q. Phylogeni:
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari bentuk tidak sempurna menjadi sempurna

    r. Taksonomi;
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang pengelompokan makhluk hidup

    s. Terratologi;
    adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang kelainan atau cacat embrio dalam masa kandungan.

    t. Virologi, adalah cabang biologi yang khusus mempelajari tentang virus.

    Demikian tentang pengertian dan cabang-cabang biologi semoga bermanfaat, terimakasih.

    INILAH INDERA MANUSIA YANG WAJIB KITA KETAHUI

    Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, dalam pembahasan materi IPA kita akan menemukan tentang indra manusia ada beberapa indra yang utama yang harus kita ketahui seperti berikut ini :

    A. INDERA PENGLIHATAN


    Mata sebagai alat indra (reseptor) yang peka terhadap rangsang cahaya, terletak di dalam rongga mata yang dilindungi oleh alat pelindung mata dan digerakan oleh otot penggerak bola mata.
    1. Pelindung bola mata, terdiri dari alis mata, rambut mata, kelopak mata, dan kelenjar air mata.
    2. Otot penggerak bola mata, teridiri atas rectus superior (menggerakan ke atas), rectus interior (menggerakan berputar-putar ke atas), dan obligus interior (menggerakan berputar ke bawah).
    3. Bagian-bagian bola mata terdiri atas :

    a. Sklera (selaput luar), pada bagian depan terdapat kornea mata yang mengatur cahaya yang masuk ke dalam mata.

    b. Koroid (selput hitam), lapisan yang terletak di tangah-tengah, terdapat:
    - Iris atau selaput pelangi untuk memperlebar atau memperkecil lubang pupil.
    - Pupil untuk mengatur banyak sedikit cahaya yang masuk ke dalam bola mata.

    c. Retina (selaput jala), merupakan lapisan paling dalam, yang banyak mengandung sel saraf, terdapat bagian:
    - Sel batang (rod), peka terhadap rangsangan cahaya redup (remang-remang)
    - Sel kerucut (cone), peka terhadap rangsangan cahaya yang terang.
    - Bintik buta (blind spot), tempat membelokan serabut saraf menuju pusat saraf
    - Bintik kuning (fovea), retina yang banyak mengandung sel saraf penglihatan sebagai tempat pembentukan  bayangan
    - Cairan pengisi rongga, yang terdiri atas aquueous humor (cairan yang terletak antara cornea dan lensa) dan humor (Cairan yang terletak antara lensa dna retina).

    d. Lensa mata, lensa mata dapat mencembung dan memipih (daya akomodasi) dengan otot silirsis.


    B. INDERA PENDENGAR

     Telinga sebagai alat indera (reseptor) yang peka terhadap rangsang suara/bunyi. Terdiri atas bagian-bagian :

    1. Telinga luar, terdiri atau daun telinga (pinna)

    2. Telinga tengah terdiri atas:
    a. Selaput gendang (membran tympani)
    b. Tulang-tulang pendengaran terdiri atas tulang martil (malleus), tulang landasan (incus), dan tulang sangurdi (satpes).

    3. Telinga dalam, terdiri dari :
    a. Rumah siput (cochlea), di dalamnya terdapat alat pendengar (organ corti)
    b. Alat keseimbangan, terdiri atas saluran setengah lingkaran (canalis semi aircularis) dan ampulia yang di   dalamnya terdapat saculus dan utriculus.

    Telinga bagian tengah dan ronggi hidung (nasoparynk) di telinga dalam, dihubungkan oleh dua lubang yaitu tingkap bundar (Fenestra rotunda) dan tingkap jorong (fenestra ovalis)



    C. INDERA PERABA


    Kulit merupakan alat indera (reseptor) yang peka terhadap rangsang-rangsang khusus sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan seperti::

    1. Reseptor meisner, reseptor yang khusus yang merespon sentuhan
    2. Reseptor paccini,resept
    or yang khusus merangsang yang berupa tekanan
    3. Reseptor tanpa selaput, reseptor yang khusus merespon rangsang yang berupa nyeri/sakit
    4. Reseptor ruuffini, reseptor yang khusus merespon rangsang yang berupa panas.
    5. Reseptor krause, reseptor yang khusus merespon rangsang yang berupa dingin.


    D. INDERA PEMBAU DAN PENGECAP


     
    1. Indra Pembau
    Hidung sebagai alat indera (reseptor) yang peka terhadap rangsang bau gas. Karena pada rongga hidung terdapat tiga lapisan yang dipisahkan oleh tulang, rongga atas berisi ujung-ujug cabang saraf dan saraf kranial, yaitu saraf alfaktori (saraf pembau).

    2. Indera Pengecap
    Lidah sebagai indera (reseptor) yang peka terhadap rangsang cita rasa kecap, ada empat cita rasa yang dapat dirasakan oleh lidah, yakni manis di ujung lidah, asin di tengah lidah, masam di pinggir lidah dan pahit di pangkal lidah.

    PENGERTIAN SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN PELESTARIANNYA

    Visiuniversal--Siswa dan warga belajar sekalian dalam pembahasan materi pelajaran IPA berikut ini kita mengulas tentang Sumber Daya Alam Hayati. Seperti kita ketahui indonesia sangat kaya dengan sumber daya Alamnya, banyak biota-biota baik laut, perairan darat maupun wilayah daratan yang bergantung pada Sumber Daya Alam Hayati kita. Untuk memahami lebih jauh tentang sumber daya alam hayati ini marilah kita ikuti pembahasan berikut ini :

    A. SUMBER DAYA ALAM

    1. Pengertian Sumber Daya Alam

    Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan untuk keperluan hidup manusia, Sumber daya alam yang secara langsung dapat kita peroleh dari dimanfaatkan antara lain adalah tumbuhan, air, dan hewan. Batu bara, minyak bumi dan barang tambang lainnya tidak dapat secara langsung kita dapatkan, tetapi harus melalui suatu proses terlebih dahulu.

    2. Tipe-tipe Sumber Daya Alam

    Berdasarkan sifatnya, sumber daya alam tersebut dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu :

    2.1 Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources)

    Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources) ini adalah golongan sumber daya alam yang apabila persediaannya pada suatu tempat sudah habis, maka pada tempat tersebut tidak akan dapat menghasilkan lagi, untuk memperoleh lagi harus dicari ditempat lain.
    Contohnya;
    Logam; seperti besi, emas, tembaga, timah, seng, dan sebagainya.
    Bahan bakar; seperti batu bara, minyak bumi, gas alam, dan sebagainya
    Mineral; seperti fosfor, nitrogen, kalsium, sebagainya.

    2.2 Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources)

    Sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang apabila di suatu tempat telah dimanfaatkan, maka pada tempat itu apabila diperbaharui dan diolah dapat lahir yang baru, terdiri dari dua jenis golongan:

    2.2.1. Sumber daya alam nabati seperti padi, jagung, kelapa kapas, dan sebagainya.
    2.2.2. Sumber daya alam hewani seperti ikan laut, ikan tambak, kambing, sapi dan sebagainya.

    2.3  Sumber daya alam yang tidak dikhawatirkan habis (inhaustable resources)

    Sumber daya alam yang tidak dikhawatirkan habis adalah sumber daya alam yang jika dipergunakan dapat diperbaharui secara alami melalui siklus; misalnya air, udara, dan matahari.

    3. Sumber Daya Alam Hayati
    Sumber daya alam hayati merupakan bagian dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui tetapi hanya menyangkut organisme hidup.


    B. NILAI-NILAI SUMBER DAYA ALAM HAYATI

    Sumber daya alam hayati merupakan pemasok kebutuhan utama bagi manusia antara lain:
    1. memasok kebutuhan karbohidrat sebagai sumber energi seperti padi-padian, umbi-umbian, jagung, sagu, dan sebagainya.
    2. memasok kebutuhan protein, seperti: kacang hijau, kedelai dan sebagainya
    3. memasok kebutuhan lemak, seperti: kelapa sawit, kemiri dan sebagainya.

    Disamping memenuhi kebutuhan-kebutuhan seperti di atas masih banyak lagi kebutuhan manusia yang dipasok dari sumber daya alam hayati.

    C. USAHA PELESTARIA SUMBER DAYA ALAM HAYATI

    Usaha pelestarian sumber daya alam dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
    1. Pelestarian dengan secara insitu adalah pelestarian yang dilaksanakan di tempat aslinya, contoh adalah badak di Ujung Kulon.
    2. Pelestarian dengan secara eksitu adalah pelestarian yang dilaksanakan dengan memindahkan individu yang dilestarikan dari tempat tumbuh aslinya dan dipelihara di tempat lain. Pelastarian eksitu dapat dilakukan melalui cara-cara antara lain kebun koleksi, kebun plasma nutfah, kebun botani, penyimpanan dalam kamar-kamar bersuhu dingin dam pengembangan Kebun Raya.
    Demikian tentang Sumber daya alam hayati yang harus kita lestarikan semoga bermanfaat, terimakasih.